terasbanua.my.id, Banjarmasin – 38 unit rumah target perbaikan dalam program Rehabilitasi Sosial (RS) Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kota Banjarmasin tahun 2023, mulai dikerjakan.
Secara simbolis pelaksanaan program RS Rutilahu dibuka langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina di salah satu rumah dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berada di Jalan Kuin Utara, RT 005, RW 001, Kelurahan Kuin Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara pada, Selasa (27/6/2023).
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengungkapkan 38 unit rutilahu yang dilakukan perbaikan tahun ini tersebar di lima kecamatan di Kota Banjarmasin.
“Kita launching di sini saja dan pada saat yang sama penerima lainnya dikerjakan perbaikan secara bersamaan. Insya Allah sudah selesai mungkin kita resmikan Agustus” ucap Ibnu usai membuka program rutilahu 2023.
Program sosial itu sudah berjalan sejak tahun 2019 lalu. Terhitung sudah ada sekitar 379 unit rumah yang telah dilakukan rehabilitasi oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin.
Sedangkan program rs rutilahu selalu diusulkan setiap tahunnya melalui dana hibah dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
“Jadi tidak bisa cepat karena setiap tahun minimal hanya satu kali saja bisa diusulkan,” katanya.
Orang nomor satu di Kota Banjarmasin itu berharap bantuan sosial sebesar Rp. 25 juta per unitnya bisa membantu warga kota Banjarmasin untuk mendapatkan hunian yang layak.
“Ini sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kita mementaskan kemiskinan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin, Dolly Syahbana mengungkapkan di target sebelumnya sudah 46 rumah yang sudah anggarkan. Namun dari proses verifikasi hanya ada 38 rumah yang memenuhi syarat dalam program rutilahu.
“Jadi kita realisasi hanya 38 unit rumah yang tersisih itu karena sudah diperbaiki di jual dan lainnya,” tutur Dolly.

Perbaikan rumah diserahkan pada warga setempat yang mau membantu secara gotong royong. Mengingat pihaknya hanya menyerahkan dana bantuan saja sebesar Rp. 25 juta.
“Mungkin 20 hari kerja itu sudah selesai,” ujarnya.
Di sisi lain, dibeberkan Dolly, di tahun 2024 mendatang ada sebanyak 225 usulan masuk untuk program rutilahu dan sudah menjalani proses verifikasi.
Usulan yang masuk lanjutnya, biasanya langsung dari warga sendiri. Di samping usulan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin terbanyak.
“Tahun depan mulai ramai kan. Tergantung nanti APBD terpenuhi tidak untuk usulan 225 itu,” pungkasnya.
Hamdiah/ rie
Foto. Hamdiah






