terasbanua.my.id, Banjarmasin – Demam Berdarah Dengue (DBD) penyakit yang perlu diwaspadai pada masa pancaroba saat ini.
Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah saja, terdata sudah ada 6 pasien kasus DBD yang dirawat sejak 1 November lalu.
Menurut Direktur RSUD Sultan Suriansyah, M Syaukani data itu belum termasuk dengan kasus DBD di luar rumah sakit.
“Asal ditangani dengan tepat maka tidak masalah. Kebanyakan memang harus ditangani secara khusus,” ucap Syaukani, Rabu (31/11/2024).
Di sisi lain, ia membeberkan jika dua bulan sebelumnya RSUD Sultan Suriansyah sudah menerima pasien DBD.
Bahkan di bulan Oktober lalu, ada 17 kasus DBD yang dirawat. Sementara bulan September turun drastis hingga hanya ada 2 kasus.
Namun kasus DBD melonjak naik di bulan November yang memang memasuki masa transisi dari musim panas ke musim penghujan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Tabiun Huda mengungkapkan kasus tertinggi DBD terjadi pada bulan Februari lalu.
“Dari 19 kasus DBD yang terjadi di Februari itu 2 diantaranya meninggal dunia,” tutur Tabiun.
Lebih lanjut, Tabiun merincikan dari Januari hingga November ini tercatat sudah ada 60 kasus penyakit dari gigitan nyamuk Aedes Aegypti itu. Dari 60 kasus itu, tiga diantaranya meninggal dunia.
Hamdiah
Foto. Ilustrasi Nyamuk Aedes Aegypti penyebab DBD.






