Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Uncategorized · 17 Nov 2024 15:05 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Susur Sungai Martapura, Bawaslu Banjarmasin Deklarasikan Anti Money Politik


 Susur Sungai Martapura, Bawaslu Banjarmasin Deklarasikan Anti Money Politik Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Banjarmasin mengelar Deklarasi Anti Money Politik melalui kegiatan susur Sungai Martapura di kawasan Siring Menara Pandang, Minggu (17/11/2024) pagi.

Ketua Bawaslu Kota Banjarmasin, M Fachrizanoor mengatakan alasan deklarasi ini dilakukan dengan susur sungai karena memang ada filosofi Kayuh Baimbai yang sesuai dengan slogan yang dimiliki Kota Banjarmasin itu sendiri.

“Kayuh Baimbai artinya kita gawi menutung (bekerja sampai selesai), seberataan (semuanya) kita menjaga kondusifitas politik yang ada di Kota Banjarmasin,” ucap Fachri di sela-sela kegiatan.

Selain itu, Bawaslu Kota Banjarmasin juga berusaha melaksanakan berbagai kegiatannya dengan menyisipkan budaya-budaya Banjar.

Kegiatan deklarasi hari ini, ia menyebutkan sebagi titik balik Banjarmasin menjadi kota anti money politik dan selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akan berlangsung damai.

Tentunya dalam deklarasi ini, turut mengundang seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarmasin dan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kecamatan serta Pengawasan Kelurahan Desa (PKD).

“Tanpa adanya politik uang untuk meraih kekuasaan itu lah yang Bawaslu inginkan,” katanya.

Ia membeberkan bahwa sebelumnya pihaknya sudah melaksanakan berbagai kegiatan pengawasan seperti sosialisasi yang mengarah larangan bagi Pasangan Calon (Paslon) untuk menggunakan politik uang dalam mendapatkan suara dari masyarakat.

Deklarasi ini tentunya menjadi pengingat terakhir bagi seluruh warga Kota Banjarmasin agar pada pencoblosan di tanggal 27 November nanti, Banjarmasin harus anti politik uang.

“Ini salah satu cara terakhir yang kita kolaborasikan bersama Pemko Banjarmasin untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman sangat mendukung kegiatan Bawaslu itu dalam upaya pilkada damai dan anti money politik.

“Dari pilkada ini akan menghasilkan pemimpin berkualitas dan dipilih sesuai dengan visi misi dan programnya. Bukan dari hasil money politik ataupun politik sensasional,” kata Ikhsan.

Dalam menyukseskan pilkada 2024, tentunya Ikhsan berharap seluruh unsur terutama Bawaslu Kota Banjarmasin untuk terus berkoordinasi selama pemilihan berlangsung.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 69 kali

Baca Lainnya

Sektor Unggulan dan Daya Saing SDM Jadi Fokus APBD Banjarmasin 2026

15 September 2025 - 16:49 WITA

Wali Kota Banjarmasin Hadir di Pasar Malam Indonesia, Tandai Dibukanya Rakernas JKPI Ke-11 Yogyakarta

11 Agustus 2025 - 19:06 WITA

Lahan Pertanian Terendam Banjir, Berimbas Program Penanaman Dua Kali di Banjarmasin

12 Desember 2024 - 17:44 WITA

Bentuk Refleksi Kampanye, Arifin-Akbari Gelar Pawai Bersama Komunitas Vespa Sosialisasikan Visi Misi

21 November 2024 - 21:00 WITA

Proses Akhir Lelang Jabatan Dua Kepala SKPD Pemko Banjarmasin, Ada Tiga Kandidat Berpotensi Menjabat

21 November 2024 - 20:23 WITA

Kecamatan Banjarmasin Tengah Gelar Public Hearing Bersama Tokoh Masyarakat Terkait Standar Pelayanan

21 November 2024 - 17:30 WITA

Trending di Uncategorized