Menu ✖

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 2 Feb 2024 19:50 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Seribu Pasangan Usia Subur Miskin di Banjarmasin Jadi Sasaran Penerima Bantuan Penanganan Stunting


 Seribu Pasangan Usia Subur Miskin di Banjarmasin Jadi Sasaran Penerima Bantuan Penanganan Stunting Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin akan menyalurkan bantuan dalam penanganan stunting di tahun 2024.

Kepala Dinsos Kota Banjarmasin, Dolly Syahbana mengungkapkan bantuan penanganan stunting itu sasarannya adalah Pasangan Usia Subur (PUS) miskin.

“Nanti mereka ini akan mendapatkan beras 10 kilogram selama 12 bulan,” ucap Dolly, Jumat (2/2/2024).

Tidak hanya bantuan pangan, bantuan bersyarat uang tunai sebesar Rp. 100 ribu diberikan kepada PUS miskin per bulannya dan dicairkan setiap tiga bulan sekali melalui buku rekening masing-masing penerima manfaat.

“Penyaluran bantuan stunting ini kita kawal dan awasi,” imbuh Dolly.

Adapun jumlah penerima bantuan penanganan stunting itu ada seribu Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di Kota Banjarmasin.

“Paling banyak di wilayah Kecamatan Banjarmasin Barat dan Selatan karena memang kawasan kumuh dan banyak penduduknya,” ujar Dolly.

Sebenarnya lanjut Dolly, terdata sampai 10 ribu PUS miskin di Kota Banjarmasin. Namun setelah diseleksi dan validasi data hanya ada seribu penerima manfaat.
Upaya penanganan stunting ini sendiri lanjutnya, merupakan program kolaborasi antar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

Dimana dalam upaya itu ada 22 di Kota Banjarmasin yang menjadi target penanganan stunting hingga zero atau 0 kasus.

“Target ini supaya penurunan stunting cepat karena bulan April-Mei itu sudah zero kasus,” katanya.

Sementara dulunya, program penanganan stunting lebih kepada anak yang terkena stunting dengan memberikan asupan gizi yang cukup seperti susu, telur dan lainnya.

Namun sekarang sasaran penanganan kepada sumbernya yakni PUS miskin guna mencegah kelahiran anak stunting.

“Makanya sasaran penanganan kita ke pangkalnya untuk pencegahan,” pungkasnya.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 65 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Yamin Apresiasi Keberadaan  Posbankum di Setiap Kelurahan

28 September 2026 - 01:46 WITA

Tinjau Sungai Pemurus, Wali Kota Yamin Ajak Warga Jaga Sungai sebagai Sumber Kehidupan

26 September 2026 - 01:42 WITA

Puncak Peringatan 5 Abad Kota Banjarmasin: Wali Kota Yamin Beserta Jajaran Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Sultan Suriansyah

24 September 2026 - 01:39 WITA

Sambut 5 Abad Kota, RSUD Sultan Suriansyah Tambah Layanan Poli Ortopedi dan Laboratorium PA

23 September 2026 - 01:34 WITA

Bunda PAUD Banjarmasin Luncurkan Gerakan Batiti ke SD

18 September 2026 - 01:30 WITA

Wali Kota Yamin Putuskan Batalkan Kemeriahan Hari Jadi ke-500

17 September 2026 - 11:46 WITA

Trending di Banjarmasin