terasbanua.my.id, Banjarmasin – Sekitar 30 ribu lebih warga miskin Kota Banjarmasin yang terdaftar dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) bakal dihapus dari penerima manfaat.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin, Dolly Syahbana mengungkapkan penghapusan itu dilakukan berdasarkan hasil verifikasi data yang sebelumnya telah dilakukan penataan ulang DTKS oleh pihaknya.
“Ada yang pindah, ada ekonominya yang sudah naik setelah dampak dari covid. Jadi sekitar 30 ribuan terhapus dari data 74 ribu KK DTKS,” ucap Dolly, Kamis (14/3/2024).
Dalam penghapusan DTKS itu dilakukan secara bertahap dengan terus berkoordinasi dengan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) yang menetapkan DTKS.
Selain itu, pihaknya juga telah membentuk operator dari kelurahan yang bertugas menghapus DTKS yang sudah tidak berhak menerima manfaat di wilayahnya.
“Tentunya ini cukup memangkas anggaran DTKS, jika separo data dihapus” tuturnya.
Tak dipungkirinya, meski perekonomian saat ini sudah mulai membaik. Namun data laporan warga miskin yang masuk terus bertambah.
Tentunya seiring bertambahnya usulan itu, maka semakin diperketat verifikasi data yang dilakukan agar tepat sasaran.
“Misalnya usulan BPJS itu daftar antriannya masih 3 ribuan termasuk rutilahu dan antriannya 150. Makanya perlu kita verifikasi lebih ketat,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






