Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 30 Jan 2024 19:01 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Program Kolaborasi Pemberian Makan Siang Bagi Anak Stunting


 Program Kolaborasi Pemberian Makan Siang Bagi Anak Stunting Perbesar

terasbanua.my. id, Banjarmasin – Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor meninjau langsung pemberian makan siang untuk anak stunting di Kantor Kelurahan Alalak Utara, Selasa (30/1/2024).

Sebanyak 14 anak stunting di wilayah Kelurahan Alalak Utara menerima asupan gizi makan siang tersebut.

Arifin mengatakan pemberian makan siang sendiri merupakan salah satu program kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dengan pihak lainnya yakni pelaku usaha kuliner.

“Program kolaborasi ini tentu bentuk kepedulian semua pihak pada penanganan stunting,” ucap Arifin kepada awak media.

Pemberian makan siang itu nantinya diberikan secara rutin seminggu dua kali kepada anak stunting di wilayah.

Sementara itu, Kepala DPPKBPM Kota Banjarmasin, Helfian Noor menambahkan penurunan angka stunting terus dilakukan dengan berbagai upaya yang telah dijalankan.

Sebelumnya, angka stunting di Kota Banjarmasin terus mengalami penurunan hingga di data terakhir 22,4 persen.

“Harapnya tahun 2024 ini bisa tercapai target nasional 14 persen,” kata Helfian.

Menurutnya jika tercapai 14 persen, bukan berarti kasus stunting nol. Namun dapat mencapai target pencapaian nasional.

“Empat belas persen itu angka konvergensi,” ujarnya.

Di sisi lain, ia menjelaskan penanganan stunting sendiri terdiri dari berbagai indikator oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

“Indikator sifatnya spesifik itu ditangani Dinkes. Kalau kami sifatnya sensitif yaitu Pelayanan KB 4 T, terlalu muda, terlalu tua, terlalu banyak dan terlalu dekat. Sedangkan PUPR dan Disperkim itu terkait sanitasi,” akhirnya.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Reses DPRD Kota Banjarmasin Serap Keluhan Warga, Pelayanan dan Jaminan Kesehatan, Bantuan Sosial serta Perbaikan Infrastruktur Jadi Sorotan

29 Juli 2026 - 23:42 WITA

Lensa Foto Kegiatan DPRD Banjarmasin Edisi Bulan Juli 2026

28 Juli 2026 - 23:55 WITA

Sambut HUT RI ke-81, Pemko Banjarmasin Gelar Apel Pencanangan Pembagian Bendera Merah Putih

27 Juli 2026 - 10:38 WITA

Komitmen Lindungi Anak dari Perundungan dan Kekerasan, Pemko Banjarmasin Peringati Hari Anak Nasional ke-42

23 Juli 2026 - 10:40 WITA

Turun ke Lapangan, Wali Kota Pastikan Proyek Titian Sungai Lulut Bermutu

16 Juli 2026 - 11:00 WITA

​Wali Kota Tinjau Jalan Ambles di Veteran KM 5,5, Dorong Penanganan Cepat

15 Juli 2026 - 11:02 WITA

Trending di Banjarmasin