terasbanua.my. id, Banjarmasin – Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor meninjau langsung pemberian makan siang untuk anak stunting di Kantor Kelurahan Alalak Utara, Selasa (30/1/2024).
Sebanyak 14 anak stunting di wilayah Kelurahan Alalak Utara menerima asupan gizi makan siang tersebut.
Arifin mengatakan pemberian makan siang sendiri merupakan salah satu program kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dengan pihak lainnya yakni pelaku usaha kuliner.
“Program kolaborasi ini tentu bentuk kepedulian semua pihak pada penanganan stunting,” ucap Arifin kepada awak media.
Pemberian makan siang itu nantinya diberikan secara rutin seminggu dua kali kepada anak stunting di wilayah.
Sementara itu, Kepala DPPKBPM Kota Banjarmasin, Helfian Noor menambahkan penurunan angka stunting terus dilakukan dengan berbagai upaya yang telah dijalankan.
Sebelumnya, angka stunting di Kota Banjarmasin terus mengalami penurunan hingga di data terakhir 22,4 persen.
“Harapnya tahun 2024 ini bisa tercapai target nasional 14 persen,” kata Helfian.
Menurutnya jika tercapai 14 persen, bukan berarti kasus stunting nol. Namun dapat mencapai target pencapaian nasional.
“Empat belas persen itu angka konvergensi,” ujarnya.
Di sisi lain, ia menjelaskan penanganan stunting sendiri terdiri dari berbagai indikator oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.
“Indikator sifatnya spesifik itu ditangani Dinkes. Kalau kami sifatnya sensitif yaitu Pelayanan KB 4 T, terlalu muda, terlalu tua, terlalu banyak dan terlalu dekat. Sedangkan PUPR dan Disperkim itu terkait sanitasi,” akhirnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






