Menu ✖

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 4 Apr 2024 17:10 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Masih Ditemukan Produk Beredar di Banjarmasin Mengandung Bahan Berbahaya


 Masih Ditemukan Produk Beredar di Banjarmasin Mengandung Bahan Berbahaya Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Hasil sidak Pasar Sentra Antasari Banjarmasin pada Rabu (3/4/2024) kemarin. Ditemukan sejumlah produk olahan yang miliki kandungan bahan berbahaya.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan hasil itu diketahui setelah Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Banjarmasin melakukan pemeriksaan langsung.

“Ternyata masih ditemukan kandungan berbahaya terutama teri medan, cumi itu mengandung formalin,” Ibnu kepada awak media.

Tidak hanya itu, ada beberapa jenis kerupuk ditemukan yang masih mengandung bahan berbahaya seperti boraks yakni kerupuk nasi dan kerupuk rambak.

Atas temuan itu, Ibnu menyampaikan ke BPOM Kota Banjarmasin untuk melakukan pembinaan agar tidak memproduksi lagi.

Terkhusus produk olahan dari luar daerah terutama Kalimantan, tentu BPOM Kota Banjarmasin harus dikomunikasikan dengan BPOM di daerah bersangkutan untuk memberikan teguran dan pembinaan.

“BPOM nanti melaporkan untuk produk skala nasional harus dikomunikasikan pihak BPOM di daerah yang memproduksi bahan berbahaya,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Balai Besar POM di Banjarmasin, Leonard Duma menuturkan jika ada temuan bahan berbahaya di pasaran. Maka pedagang akan dibina untuk tidak menjual produk tersebut lagi.

“Intinya pencegahan jadi kita akan menelusuri dari mana asalnya. Meski namanya teri medan bukan berarti berasal dari Medan karena hanya nama saja,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan produk yang mengandung berbahaya tentunya akan mengancam kesehatan karena bisa merusak organ jika dikonsumsi secara terus menerus.

“Memang tidak langsung, tetapi terus menerus akan terkumpul dan merusak organ tubuh kita seperti ginjal dan paru-paru hingga menyebabkan kanker dan kematian,” pungkasnya.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 28 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Yamin Apresiasi Keberadaan  Posbankum di Setiap Kelurahan

28 September 2026 - 01:46 WITA

Tinjau Sungai Pemurus, Wali Kota Yamin Ajak Warga Jaga Sungai sebagai Sumber Kehidupan

26 September 2026 - 01:42 WITA

Puncak Peringatan 5 Abad Kota Banjarmasin: Wali Kota Yamin Beserta Jajaran Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Sultan Suriansyah

24 September 2026 - 01:39 WITA

Sambut 5 Abad Kota, RSUD Sultan Suriansyah Tambah Layanan Poli Ortopedi dan Laboratorium PA

23 September 2026 - 01:34 WITA

Bunda PAUD Banjarmasin Luncurkan Gerakan Batiti ke SD

18 September 2026 - 01:30 WITA

Wali Kota Yamin Putuskan Batalkan Kemeriahan Hari Jadi ke-500

17 September 2026 - 11:46 WITA

Trending di Banjarmasin