terasbanua.my.id, Banjarmasin – Ratusan peserta ikut ambil bagian dalam ajang Pameran dan Kontes Bonsai yang dilaksanakan di Kota Banjarmasin, tepatnya di Halaman Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin pada Sabtu (5/8/2023).
Sedikitnya, 489 peserta yang mengikuti kontes tanaman kerdil di dalam pot bunga dangkal yang harganya cukup fantastis.
“Pesertanya dari Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Barat (Kalbar), Kalimantan Timur (Kaltim) dan tentunya Kalimantan Selatan (Kalsel),” ucap salah satu seorang juri kontes bonsai, Umar kepada awak media.
Ada beberapa kriteria dalam penilaian tanaman bonsai itu, terdiri dari penampilan, gerak dasar, keserasian dan kematangan.
Dari kontes bonsai itu lanjut Umar, dimenangkan tanaman bonsai jenis Kimeng milik salah seorang kontestan berasal dari Kota Banjarmasin dengan predikat Best in Show.
“Pemenang bonsai predikat Best in Show itu tentunya memenuhi kriteria penilaian dengan nilai tertinggi,” katanya.
Diketahui harga bonsai yang memenangkan kontes bonsai tahun 2023 itu ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Dalam pelaksanaan pameran dan kontes bonsai itu turut ditinjau langsung Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina ke lokasi.
“Saya ucapkan semoga sukses pameran dan kontes di Kota Banjarmasin 2023 naik kategori jadi pratama yang banyak diikuti peserta bahkan luar daerah,” kata Ibnu.
Ternyata lanjut Ibnu, ada potensi besar dari tanaman bonsai di Kalsel dengan beragam endemik dan jenis pohon kerdilnya itu.
“Harapannya melalui pameran dan kontes bonsai ini, akan lebih banyak berkembang lagi,” ujarnya.
Budidaya bonsai sendiri lanjutnya, ternyata memiliki potensi ekonomi besar bagi masyarakat tentu bisa jadi peluang bisnis.
Mengingat di daerah Jawa banyak yang membudidayakan tanaman kerdil bukan hanya sekedar hobi tapi jadi profesi.
“Kita sudah punya komunitas dan pengemar bonsai cabang Kota Banjarmasin sudah ada. Jadi teman-teman bisa saling berkomunikasi di pulau-pulau lain serta bisa menimba ilmu mengenai budidaya bonsai itu,” jelasnya.
Tanaman bonsai sendiri budidayanya gampang-gampang sudah. Namun yang terpenting adalah merawatnya dengan sabar. Mengingat perlu waktu tahunan untuk bisa dijual dengan harga tinggi.
Ia berharap pergelaran pameran dan kontes bonsai bisa dilaksanakan kembali di Kota Banjarmasin dan naik peringkat ke madya.
Hamdiah/ rie
Foto. Hamdiah






