terasbanua.my.id, Banjarmasin – Kondisi pasang surut menjadi salah satu permasalahan lahan pertanian di Kota Banjarmasin.
Pasalnya, kondisi itu sering menyebabkan kegagalan panen beras lokal. Di samping penyebab-penyebab lainnya.
“Bagaimanapun lahan kita pasang surut nah itu permasalahan. Bukan lahan irigasi teknis,” ucap Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan (DKP3) Banjarmasin, Yuliansyah Effendy, Selasa (31/10/2023).
Dalam hal itu, pompa air sangat berfungsi baik untuk mengatasi kondisi lahan pertanian pasang surut yang terjadi.
Selain itu, upaya lainnya adalah menanam bibit beras unggul jenis Nikoga yang bisa dipanen dua kali dalam setahun untuk memenuhi kebutuhan beras lokal.
“Sudah kita uji coba dan berhasil. Jadi 100 hari sudah bisa dipanen,” katanya.
Ia berharap masyarakat bisa menerapkan menanam panen beras unggul karena bisa di panen cepat. Beras yang dihasilkan cukup baik dan kuat dari hama.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






