terasbanua.my.id, Banjarmasin – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terus mendeklarasikan bebas buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF) di tiap-tiap kelurahan yang menjadi target.
Mengingat hingga saat ini, capaian dari Kota Banjarmasin untuk menuju kota sehat bebas ODF baru tuntas 42 persen dari target nasional 80 persen.
“Ini target yang harus kita capai,” ucap Ibnu usai acara Deklarasi Buang Air Besar Sembarangan atau ODF di Balai Kota Banjarmasin, Minggu (19/11/2023).
Tentunya untuk deklarasi itu memerlukan dukungan dari semua pihak. Baik itu, tokoh masyarakat, tokoh agama agar kebiasaan buang air besar sembarangan terutama di jamban-jamban apung bisa dihilangkan.
Menurut Ibnu untuk menghilangkan kebiasaan buruk itu tak lepas dari kesadaran masyarakat itu sendiri akan pentingnya untuk tidak buang air besar sembarangan karena mencemari lingkungan sungai.
“Makanya dari Forum Kota Sehat (FKS) bersama RT, Lurah, Camat dan lainnya ayo sama-sama kelurahan kita untuk tidak ada lagi buang air besar sembarang supaya kota kita semakin sehat,” tuturnya.
Di samping dalam penuntasan ODF melibatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemko Banjarmasin terkait seperti Dinas PUPR, Disperkim, Disdik dan Dinkes Kota Banjarmasin.
“Termasuk pihak swasta dimana para korporat yang mengalokasi dana CSR nya untuk membangun jamban sehat,” ujarnya.
Program ODF sendiri lanjutnya, terus dianggarkan setiap tahunnya ditambah dengan bantuan Dana Alokasi (DAK) khusus dari Kementrian PUPR untuk membuat jamban sehat atau WC komunal di beberapa lokasi.
Dari upaya yang telah dilakukan tentu akan sia-sia jika masyarakat masih tetap memilih buang air besar di sungai melalui jamban apung.
“Makanya perlu ada himbauan, kampanye kepada masyarakat yang merasa tidak bersih buang air besarnya jika tidak di sungai. Jadi harus berubah polanya dan perlu penyadaran,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Tabiun Huda mengungkapkan penuntasan ODF terus dilakukan secara bertahap dengan harapan di tahun 2024 bisa tuntas 80 persen.
“Bertahap kita lakukan, untuk memenuhi indikator kota sehat di Kota Banjarmasin dengan harapan bulan Juli target kita bisa mencapai 80 persen,” katanya.
Tak dipungkirinya, kebiasaan masyarakat buang air besar sembarang di sungai menjadi tantangan besar pihaknya dalam penuntasan ODF. Terutama warga di bantaran sungai.
“Untuk itu, kita terus sosialisasikan, dan mencari solusi dari inovasi ada untuk jamban sehat bagi mereka di bantaran sungai khususnya,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Diskominfotik






