terasbanua.co.id, Banjarmasin – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin terpaksa hanya bisa merealisasikan renovasi pada satu puskesmas saja di tahun 2024.
Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Tabiun Huda menyebutkan dampak refocusing anggaran yang membuat pihaknya hanya bisa memprioritaskan satu puskesmas yakni Puskesmas Cempaka Putih.
“Padahal kita targetkan ada dua puskesmas yang akan direnovasi tahun ini yaitu Puskesmas Cempaka Putih dan Puskesmas Kelayan Timur, tapi karena refocusing jadi hanya satu saja,” ungkap Tabiun usai Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengunjungi kantornya, Kamis (11/1/2024).
Pemilihan Puskesmas Cempaka Putih yang jadi urgensi renovasi di tahun ini dikarenakan jumlah pasien yang dilayani setiap hari cukup banyak dibandingkan kapasitas ruangannya yang cukup sempit.
Selain itu, renovasi bangunan Puskesmas Cempaka Putih dinilai sudah seharusnya dilakukan agar bisa memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Sebenarnya urgent keduanya. Cuman kita utamakan Puskesmas Cempaka Putih dulu dan satunya ditunda di tahun depan,” katanya.
Menurutnya renovasi Puskesmas Kelayan Timur tidak bisa dilakukan melalui anggaran perubahan hingga harus ditunda.
“Selain itu, program yang dinilai kurang prioritas seperti perjalanan dinas itu kita tunda juga,” tuturnya.
Dinkes Kota Banjarmasin sendiri mengalami refocusing anggaran tahun 2024 ini sebesar Rp. 23 miliar.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






