Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 13 Mei 2024 19:24 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Banjarmasin Siap Melangkah Menjadi Kota Terinovatif


 Banjarmasin Siap Melangkah Menjadi Kota Terinovatif Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) menggelar sosialisasi sekaligus evaluasi penilaian Indeks Inovasi Daerah Kota Banjarmasin, pada Senin (13/5/2024) di salah satu hotel di Banjarmasin.

Kegiatan dibuka oleh, Plt Asisten II Perekonomian dan Pembangunan M. Taufik Rivani, turut hadir Awan Yanuarto (Badan Strategi Kebijakan Pengembangan SDM, TI dan Inovasi Kementerian Dalam Negeri) selaku narasumber dan diikuti Kepala Bappeda Litbang Ahmad Syauqi, sejumlah Kepala SKPD, Camat, Perusda serta jajaran terkait.

Kegiatan itu bertujuan untuk membekali para peserta melalui langkah pemahaman dan penyamaan persepsi SKPD mengenai pentingnya inovasi daerah yang terlaporkan secara baik dan sistematis.

Dalam arahannya, Taufik Rivani mengapresiasi terlaksananya kegiatan tersebut. Ia menyebut, bahwa ini merupakan bagian dari persiapan kota Banjarmasin dalam penilaian Inovasi Daerah untuk Tahun 2024.

“Ini langkah penting bagi kita untuk bersama-sama mengevaluasi capaian inovasi yang telah dibuat, serta merancang kembali langkah-langkah lanjutan dari inovasi tersebut,” ucapnya disela-sela arahan.
Lebih lanjut, ia menginginkan inovasi yang telah dihadirkan oleh SKPD jangan bersifat ad-hoc atau sementara, melainkan berkelanjutan dan mengikat, “Artinya misal seperti ketika mau penilaian baru dibuat tim perencanaan, di samping ada regulasi yang jelas (Perwali) karena dipusat pun kondisinya kurang lebih sama,” beber Taufik Rivani.

“Ketika berbicara adhoc, maka itu bersifat sementara akhirnya kan sustainable nya tidak lancar, keberlanjutannya tidak ada,” sambungnya.

Terakhir, Taufik menambahkan, yang terpenting dari inovasi itu ialah kemudahan dan nilai manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat terutama di bidang pelayanan publik, baik yang bersifat digital maupun IPTEK.
Sementara itu, disampaikan Kepala Bappeda Litbang Ahmad Syauqi, Kota Banjarmasin untuk penilaian indeks Inovasi Daerah di tahun 2023 lalu berada diurutan ke-21 untuk kategori kota dengan indeks sebesar 60,72 atau berpredikat Sangat Inovatif.

“Inovasi-inovasi yang selama ini telah dihadirkan, kita harapkan bisa mendukung kebutuhan yang ada di masyarakat dari berbagai sektor seperti, salah satunya pengentasan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Lantas, ia bertekad di tahun 2024 indeks Inovasi Daerah Kota Banjarmasin dapat meningkat, “Kita harapkan kegiatan ini bisa mendukung pengembangan inovasi daerah di tahun 2024 dari kota sangat inovatif menjadi kota terinovatif,” pungkasnya.

Diskominfotik/Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Reses DPRD Kota Banjarmasin Serap Keluhan Warga, Pelayanan dan Jaminan Kesehatan, Bantuan Sosial serta Perbaikan Infrastruktur Jadi Sorotan

29 Juli 2026 - 23:42 WITA

Lensa Foto Kegiatan DPRD Banjarmasin Edisi Bulan Juli 2026

28 Juli 2026 - 23:55 WITA

Sambut HUT RI ke-81, Pemko Banjarmasin Gelar Apel Pencanangan Pembagian Bendera Merah Putih

27 Juli 2026 - 10:38 WITA

Komitmen Lindungi Anak dari Perundungan dan Kekerasan, Pemko Banjarmasin Peringati Hari Anak Nasional ke-42

23 Juli 2026 - 10:40 WITA

Turun ke Lapangan, Wali Kota Pastikan Proyek Titian Sungai Lulut Bermutu

16 Juli 2026 - 11:00 WITA

​Wali Kota Tinjau Jalan Ambles di Veteran KM 5,5, Dorong Penanganan Cepat

15 Juli 2026 - 11:02 WITA

Trending di Banjarmasin