Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Uncategorized · 22 Okt 2022 14:59 WITA ·

badge-check

Reporter

Apotek di Banjarmasin Sudah Tidak Menjual Obat Sirup yang Dilarang BPOM


 Apotek di Banjarmasin Sudah Tidak Menjual Obat Sirup yang Dilarang BPOM Perbesar

terasbanua.com, Banjarmasin – Dari hasil penyelidikan, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah merilis lima merek obat sirup anak-anak yang mengandung Cemaran Etilen Glikol EG dan Dietilen Glikol (DEG) yang diminta untuk ditarik peredarannya di seluruh Apotek di Indonesia.

Lma merek obat sirup tersebut ialah Termorex Sirup (obat demam), Flurin DMP Sirup (obat batuk dan flu), Unibebi Cough Sirup (obat batuk dan flu), Unibebi Demam Sirup (obat demam), dan Unibebi Demam Drops (obat demam).

Seiring adanya instruksi penarikan pada kelima obat sirup tersebut, sejumlah Apotek di Kota Banjarmasin pun nampaknya sudah mulai tidak menjual obat sirup tersebut lagi. Salah satunya Apotek Tasya Mukarramah.

Bagian Penyedia Obat Apotek Tasya Mukarramah, Ahmad Yadi mengaku semenjak adanya larangan dari BPOM terhadap penjualan lima produk obat sirup itu, pihaknya sudah menstop penjualannya.

“Sebelumnya memang kami jual tapi setelah ada edaran larangan sudah tidak kami jual lagi,” ungkapnya kepada terasbanua.com, Sabtu (22/10/2022).

Diakuinya, sebelumnya ada larangan itu. Kelima jenis obat sirup anak tersebut lumayan laku terjual dan banyak peminatnya untuk menggunakannya.

Mengingat saat ini, obat sirup telah ditarik peredarannya dan tidak dijual lagi. Namun ada obat sirup merek lainnya yang ia jual sebagai alternatif.

“Banyak obat alternatif lainnya yang kami sarankan jika ada yang mencari,” ungkapnya.

Di sisi lain, kalaupun nanti ada lagi jenis obat sirup lain yang bakal dilarang penjualannya dan ditarik. Ia mengaku siap mengikuti arahan.

“Siap saja kita tarik stok obatnya untuk di retur,” pungkasnya.

Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 39 kali

Baca Lainnya

Sektor Unggulan dan Daya Saing SDM Jadi Fokus APBD Banjarmasin 2026

15 September 2025 - 16:49 WITA

Wali Kota Banjarmasin Hadir di Pasar Malam Indonesia, Tandai Dibukanya Rakernas JKPI Ke-11 Yogyakarta

11 Agustus 2025 - 19:06 WITA

Lahan Pertanian Terendam Banjir, Berimbas Program Penanaman Dua Kali di Banjarmasin

12 Desember 2024 - 17:44 WITA

Bentuk Refleksi Kampanye, Arifin-Akbari Gelar Pawai Bersama Komunitas Vespa Sosialisasikan Visi Misi

21 November 2024 - 21:00 WITA

Proses Akhir Lelang Jabatan Dua Kepala SKPD Pemko Banjarmasin, Ada Tiga Kandidat Berpotensi Menjabat

21 November 2024 - 20:23 WITA

Kecamatan Banjarmasin Tengah Gelar Public Hearing Bersama Tokoh Masyarakat Terkait Standar Pelayanan

21 November 2024 - 17:30 WITA

Trending di Uncategorized