terasbanua.my.id, Banjarmasin – Semenjak sejumlah rumah sakit di Kota Banjarmasin membuka layanan penertiban tiga produk administrasi penduduk terutama Kartu Identitas Anak (KIA). Jumlah pembuatan KIA pun meningkat.
Bahkan menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Banjarmasin, Yusna Irawan jumlah pembuatan KIA saat ini sudah melebihi target nasional yakni 50 persen.
“Dalam jangka waktu lebih dari satu tahun, Alhamdulillah sudah kurang lebih 60 persen,” kata Yusna, Selasa (7/11/2023).
Meski sudah melampaui target nasional. Namun tetap saja pihaknya terus gencar meningkatkan penggunaan KIA.
Selain bekerja sama dengan sejumlah rumah sakit untuk pembuatan KIA secara langsung. Posyandu dan beberapa lembaga juga jadi sasaran.
Tidak hanya itu, lembaga pendidikan juga jadi sasaran yang mana KIA menjadi syarat anak untuk masuk sekolah.
“Jadi setiap anak yang lahir itu pasti akan dibuatkan KIA untuk keperluan masuk sekolah,” tuturnya.
Tak dipungkirinya, masih minimnya pengetahuan orang tua terhadap kegunaan KIA jadi salah satu kendala pihaknya.
Padahal lanjutnya, KIA sendiri nantinya dapat menjadi acuan pembuatan KTP bersangkutan setelah usia 17 tahun karena datanya sudah terekam.
Untuk itu, rencananya pembuatan KIA juga akan diiming-imingi hal menarik bagi orang tua.
“Contohnya seperti mendapat potongan saat bermain di Time Zone atau potongan di Gramedia dan ini masih proses penjajakan,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






