terasbanua.com, Banjarmasin – Gelaran Festival Menghias Tanggui dalam rangka memeriahkan Harjad ke 496 tahun, di halaman Makam Sultan Suriansyah pada Sabtu (15/10/2022), diharapkan dapat meningkatkan produksi kerajinan tanggui agar tidak mati suri.

Saking antusiasnya warga maupun pelajar yang ikut ambil bagian dalam lomba ini, oleh Pemko Banjarmasin akan dijadikan event tahunan.
Dari pantauan terasbanua.com di lapangan, dari anak-anak, ibu-ibu hingga bapak-bapak terlihat tengah asik mewarnai tanggui miliknya masing-masing dengan desain yang disuka.
Ukuran tanggui yang dihiasi pun bermacam-macam, mulai dari tanggui ukuran kecil, sedang, hingga yang besar.
Salah satu peserta Hendawati mengaku antusias mengikuti festival ini untuk melestarikan seni pembuatan tanggui dan sudah menjadi warisan budaya yang harus dijaga.
Tak tanggung-tanggung ia yang berprofesi sebagai guru ini mengajak siswa-siswanya mengikuti memeriahkan festival menghias tanggui ini.
“Kalau bukan kami dan para generasi yang ada meneruskan ya bakal hilang,” ucapnya.
Fungsi tanggui sendiri sejak dulu digunakan untuk melindungi kepala dari panas dan hujan yang mana sekarang ini sudah bertransformasi sebagai aksesoris dan lainnya.
Tentunya ia sebagai warga Kota Banjarmasin berharap festival menghias tanggui bisa terus dilaksanakan demi kelestarian seni budaya banjar yang ada.
“Mudah-mudahan tanggui tidak hilang di makan masa dan bisa mempertahankan seni budaya banjar ini,” akhirnya.
Hamdiah






