terasbanua.my.id, Banjarmasin – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melaksanakan Rapat Akhir Tahun Ekonomi Kreatif (Ekraf) bersama Komite Ekonomi Kreatif Kota Banjarmasin di Aula Kayuh Baimbai, Rabu (20/11/2024).
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan dalam rapat itu untuk mengevaluasi berbagai kegiatan Ekraf yang selama ini dilaksanakan bersama dengan mitra pemerintah.
Menurut Ibnu, sektor Ekraf di Kota Seribu Sungai sangat meningkat pesat dari potensi-potensi yang ada dari para pelaku Ekraf.
“Mudah-mudahan bisa menjadi ekosistem yang terus berkembang. Tentunya dengan difasilitasi dan saling berkolaborasi,” ucap Ibnu usai rapat.
Terlebih lanjut Ibnu, Ekraf menjadi salah satu lokomotif ekonomi nasional karena turut dicantumkan dalam 8 misi yang disebut Asta Cita diusung Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menuju Indonesia Emas 2045.
Di Kota Banjarmasin ada 17 sub sektor Ekraf. Namun dari 17 sub sektor itu, 6 sub sektor diantaranya merupakan unggulan yakni kriya, fashion musik, seni pertunjukan, kuliner dan animasi.
“Semua berkembang, tapi memang keunggulan kita itu ada di 6 sub sektor ini. Mudah-mudahan bisa menjadi salah satu lokomotif pembangunan ekonomi kreatif di Kota Banjarmasin,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, Fitriah menuturkan dalam menguatkan 6 sub sektor unggulan itu berbagai pelatihan dilakukan pihaknya pada pelaku Ekraf di bawah naungannya.
“Pelatihan sertifikasi seperti fashion, kuliner dan kriya. Kemudian terkait HAKI terhadap cipta karya yang mereka buat,” kata Fitriah.
Termasuk sub sektor lainnya yang turut dilakukan penguatan agar bisa berkembang lebih pesat sesuai harapan Wali Kota Banjarmasin.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






