Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Uncategorized · 19 Nov 2024 19:29 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Tersisa 380 Hektar Lagi, Disperkim Banjarmasin Terus Lakukan Penataan Kawasan Kumuh


 Tersisa 380 Hektar Lagi, Disperkim Banjarmasin Terus Lakukan Penataan Kawasan Kumuh Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Penataan kawasan kumuh dalam pemerataan pembangunan terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

Kepala Dinas Perumahaan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Banjarmasin, Chandra Iriandi Wijaya mengungkapkan penataan kawasan kumuh di Kota Seribu Sungai saat ini tersisa 380 hektar.

Dimana sebelumnya, penataan kawasan kumuh dilakukan secara bertahap sejak tahun 2022 lalu dengan target 65 hektar per tahunnya.

“Di tahun 2022 lalu terdata kawasan kumuh di Kota Banjarmasin ada 508 hektar dan sekarang yang ditangani sudah 128 hektar,” kata Chandra saat ditemui terasbanua.my.id, Selasa (19/11/2024).

Di beberapa titik lanjut Chandra, penataan kawasan kumuh dikolaborasikan dengan pemerintah pusat seperti kawasan RK3 Kelayan Barat.

Seiring dengan penataan kawasan kumuh itu melalui peningkatan infrastruktur. Tentunya berdampak pada kualitas masyarakat.

“Misalnya bisa dibangunkan titian untuk akses jalan bagi masyarakat yang berada di bantaran sungai,” ujarnya, Selasa (19/11/2024).

Pasalnya, penanganan kawasan kumuh dengan tepat dapat memberikan kenyamanan terhadap masyarakat.

Untuk mendukung program ini, Pemko Banjarmasin mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 9 miliar hingga Rp. 10 miliar setiap tahunnya.

Anggaran tersebut digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari perbaikan jalan, drainase, hingga penyediaan fasilitas umum yakni sanitasi.
“Diharapkan, upaya ini tidak hanya mengurangi luas kawasan kumuh, tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan warga Banjarmasin,” tuturnya.

Sementara untuk kawasan yang paling banyak terdapat kekumuhan yakni kawasan bantaran sungai dan Banjarmasin selatan seperti kelayan serta Alalak.

Untuk itu, pihaknya akan terus melanjutkan program penanganan kawasan kumuh dengan target yang sama di tahun 2025.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Baca Lainnya

Sektor Unggulan dan Daya Saing SDM Jadi Fokus APBD Banjarmasin 2026

15 September 2025 - 16:49 WITA

Wali Kota Banjarmasin Hadir di Pasar Malam Indonesia, Tandai Dibukanya Rakernas JKPI Ke-11 Yogyakarta

11 Agustus 2025 - 19:06 WITA

Lahan Pertanian Terendam Banjir, Berimbas Program Penanaman Dua Kali di Banjarmasin

12 Desember 2024 - 17:44 WITA

Bentuk Refleksi Kampanye, Arifin-Akbari Gelar Pawai Bersama Komunitas Vespa Sosialisasikan Visi Misi

21 November 2024 - 21:00 WITA

Proses Akhir Lelang Jabatan Dua Kepala SKPD Pemko Banjarmasin, Ada Tiga Kandidat Berpotensi Menjabat

21 November 2024 - 20:23 WITA

Kecamatan Banjarmasin Tengah Gelar Public Hearing Bersama Tokoh Masyarakat Terkait Standar Pelayanan

21 November 2024 - 17:30 WITA

Trending di Uncategorized