terasbanua.my.id, Banjarmasin – Sempat dibuka kembali pada saat Covid-19 masih melanda di tahun 2022 lalu. Namun wisata kuliner Mawarung Baimbai yang berada di bawah Jembatan Banua Anyar, Banjarmasin Utara terlihat tutup lagi bahkan hingga saat ini.
Ketua Paguyuban Mawarung Baimbai, Rafi mengungkapkan wisata kuliner yang letaknya berdekatan dengan Museum Wasaka itu sudah tutup sejak bulan suci ramadan tahun 2022 lalu.
“Tutupnya itu karena ada perbedaan persepsi dari masyarakat dengan pengelola di sana,” ucap Rafi kepada terasbanua.my.id, Jumat (7/7/2023).
Misalnya saja, suasana Mawarung Baimbai yang awalnya diramaikan musik panting. Namun seiring waktu berjalan, malah tergantikan dengan musik dangdut.
Padahal menurutnya hadirnya wisata kuliner Mawarung Baimbai untuk mengenalkan wisata dan budaya banjar. Mengingat letaknya yang memang tak jauh dari wisata bersejarah di Kalimantan Selatan (Kalsel).
“Tak lepas dari masukan pengunjung juga. Makanya kita tutup sementara untuk pembaharuan,” katanya.
Namun dalam waktu dekat bebernya, wisata kuliner yang buka setiap hari Selasa dan Rabu itu akan kembali dibuka lagi.
Untuk saat ini, ia bersama pedagang sudah melakukan koordinasi dengan pimpinan dan mendapat lampu hijau terkait rencana tersebut.
“Alhamdulillah sangat didukung. Tapi untuk saat ini kita lengkapi sarana prasarananya dulu untuk menunjang para pengunjung yang menikmati kuliner di sini dan sudah diusulkan,” terangnya.
Ia berharap usulan memenuhi sarana prasarana seperti kursi dan meja bisa disetujui agar segeranya wisata yang menjual kuliner khas banjar itu bisa buka kembali.
Hamdiah/ rie
Foto. Hamdiah






