terasbanua.my.id, Banjarmasin – Meski kenaikan tarif parkir di Kota Banjarmasin mulai diberlakukan pada tanggal 1 April 2024. Namun nampaknya ada beberapa oknum juru parkir (jukir) nakal yang sudah menaikan tarif parkir.
Permainan tarif parkir itu kedapatan terjadi di titik lahan parkir Pasar Baru Permai yang berada di Jalan Pasar Baru, Kelurahan Kertak Baru Ilir, Kecamatan Banjarmasin Tengah.
Diah yang tengah memarkirkan motornya di Pasar Baru Permai terpaksa meminjam uang receh dari temannya saat hendak membayar karena tarif parkir roda dua sudah dikenakan Rp. 3 ribu.
“Saat itu uang receh ada dua ribu saja, tapi ternyata diminta tiga ribu. Jadi terpaksa nyari seribu sama teman,” ungkap Diah kepada terasbanua.my.id, Selasa (19/3/2024).
Sebelumnya, ia sempat bertanya alasan kenapa tarif parkir naik kepada jukir padahal aturan penyesuaian tarif diberlakukan April mendatang.
Namun jukir itu menjawab ketus dan singkat bawa penyebab kenaikan tarif parkir dikarenakan memasuki bulan Ramadhan.
“Tidak ingin ribet jadi saya berikan saja. Walau sedikit kesel karena seperti memanfaatkan momen sebelum aturan berlaku,” tuturnya.
Tarif parkir di kawasan Pasar Baru Permai memang kerap kali naik setiap memasuki bulan suci Ramadhan. Hal itu diungkapkan Eka yang sering parkir di kawasan tersebut.
“Jadi tidak heran karena setiap ramadhan pasti naik tarif parkir, sebelum adanya aturan kenaikan itu,” kata Eka.
Jika ditanya lanjutnya, alasannya seirama yakni karena memasuki bulan suci ramadhan dan intensitas orang ke pasar memang meningkat dibandingkan hari biasa.
Padahal menurutnya, jika sudah ada aturan tarif parkir yang berlaku. Maka tidak seharusnya tarif parkir dimainkan.
“Ya sangat disayangkan. Tapi karena tidak ingin ribut hanya karena uang tiga ribu jadi dikasih saja,” ujarnya.
Tentunya ia ingin permainan tarif parkir seperti itu bisa ditindak langsung oleh dinas terkait dan meningkatkan pengawasan di lapangan.
“Ya tinggal dinas terkait menindaknya seperti apa walau receh tapi ini cukup membuat resah,” tuturnya.
Tidak hanya di kawasan pasar saja yang rentan adanya permainan tarif parkir. Di kawasan objek wisata juga tidak luput dari aksi nakal tersebut.
Purwati salah satunya yang dikenakan tarif parkir Rp. 3 ribu tanpa adanya karcis parkir di titik parkir Siring Menara Pandang.
“Sudah tidak ada karcis bayar Rp. 3 ribu lagi,” keluhnya.
Menurutnya, saat hendak menyerahkan uang Rp. 2 ribu sang jukir menyebut bahwa tarif parkir roda dua sudah naik menjadi Rp. 3 ribu.
“Males tanya-tanya kenapa naik. Padahal kenaikan tarif bulan April infonya,” akhirnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






