terasbanua.my.id, Banjarmasin – Perbaikan titian jalan kayu yang tak kunjung dilanjutkan membuat warga Murung Selong, Kecamatan Banjarmasin Timur kecewa.
Pasalnya, perbaikan titian sekitar 900 meter sudah rampung dikerjakan tahun 2022 lalu. Tertinggal sekitar 500 meter yang hingga saat ini belum diperbaiki hingga dipertanyakan warga setempat.
Menanggapi hal itu, Dinas Perumahan dan Permukiman Rakyat (Perkim) Kota Banjarmasin, Chandra Iriandi Wijaya mengatakan memang sebenarnya perbaikan akan direalisasikan tahun 2024 lalu.
Dimana perbaikan titian akses utama jalan warga itu rencananya dilakukan Pemerintah Kalimantan Selatan (Kalsel).
“Rencananya perbaikan dilakukan secara kolaborasi dengan Disperkim Kalsel dari tahun 2023 lalu. Namun tidak jadi,” ungkap Chandra saat dikonfirmasi terasbanua.my.id langsung, Senin (17/2/2025).

Chandra menuturkan tidak jadinya terlaksana karena ada beberapa alasan hingga bantuan perbaikan dari Disperkim Kalsel berpindah ke lokasi di Jalan Simpang Layang.
Adanya perubahan itu, rencana perbaikan pun kembali ke pihaknya yang mana masuk dalam perencanaan tahun 2025.
“Jadi tahun ini baru masuk perencanaan karena tahun ini kita akan melaksanakan pekerjaan yang sudah tersusun di tahun 2024 lalu,” bebernya.
Kendati demikian, ia memastikan realisasi perbaikan lanjutan titian yang tersisa itu dituntaskan tahun 2026.
Dimana sebelumnya, Detail Engineering Design (DED) sudah dilakukan dari tahun 2023 lalu dengan anggaran sekitar Rp. 2 miliar.
“Namun nominalnya itu bisa bertambah menyesuaikan harga di tahun 2026 karena dulu dianggarkan di tahun 2023,” ujarnya.
Ia pun meminta warga Murung Selong untuk bersabar karena harus menunggu lagi perbaikan akses utama warga tersebut.
“Mengingat kondisinya sudah seperti ini. Saya harap warga bisa bersabar, Insya Allah 2026 kita kerjakan,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






