terasbanua.co.id, Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina melakukan kunjungan ke Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Kamis (11/1/2024) pagi.
Ibnu mengatakan kunjungan itu bermaksud untuk mengecek program-program yang akan dijalankan PUPR di tahun 2024 ini.
“Saya kan tinggal setahun lagi, jadi dimana yang harus kita prioritaskan dan dituntaskan,”ucap Ibnu usai berkunjung.
Apalagi lanjut Ibnu, saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin sedang melakukan refocusing anggaran.
“Jadi ada skenario apa yang didahulukan atau apa yang mungkin bisa ditunda,” sambungnya.
Adapun program PUPR yang masuk dalam 20 program prioritas di tahun ini diantaranya pembangunan Rumah Dinas (Rumdin) Wali Kota Banjarmasin, Jembatan Sungai Jingah-Sungai Bilu tahap pertama, Jembatan Pramuka-Sungai Gampa dan program normalisasi sungai.
Lebih jauh Ibnu menjelaskan meskipun nanti masa jabatannya telah habis. Namun ia memastikan 20 program prioritas bisa dituntaskan.
Pasalnya, Pemko Banjarmasin telah membuat Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) untuk 20 tahun ke depan.
Namun memang di sisa masa jabatannya, ia akan mengawal program prioritas yang lebih kepada pembangunan infrastruktur fisik.
“Seperti kontruksi jembatan, trotoar termasuk pemanfaatan area yang bisa menjadi kawasan pertumbuhan baru serta ruang-ruang kreatif,” tuturnya.
Anggaran untuk mensuport itu lanjutnya, bisa dialokasikan melalui anggaran murni maupun perubahan.
“Ini yang perlu kami dikomunikasikan dengan pihak DPRD Kota Banjarmasin terkait dengan rencana kita diawal tahun untuk proses pembayarannya dan juga memastikan APBD kita bisa berjalan dengan baik di tahun 2024,” akhirnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah mengungkapkan dari 20 program prioritas itu ada beberapa yang sudah dituntaskan di tahun 2023 lalu.
“Seperti MPP dan penataan trotoar Kota Lama sudah selesai,” kata Suri.
Untuk tahun ini, pihaknya fokus pada pembangunan Rumdin yang lanjut untuk tahap kedua serta Pembangunan Jembatan Sungai Jingah-Sungai Bilu tahap pertama.
Kemudian pembenahan trotoar serta drainase di kawasan Jalan Lambung Mangkurat, Jalan Hasannudin, dan Jalan Pangeran Samudera.
“Termasuk normalisasi sungai dengan penguatan tebing Sungai Tatas dan Sungai Balasung yang satu sistem dengan trotoar dan drainase di Lambung Mangkurat,” katanya.
Tentunya ia berharap sejumlah program prioritas yang harus tuntas di tahun 2024 itu bisa selesai sesuai target.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






