Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 14 Apr 2026 18:28 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Wali Kota Banjarmasin Buka Lomba Desain Motif Sasirangan 2026


 Wali Kota Banjarmasin Buka Lomba Desain Motif Sasirangan 2026 Perbesar

terasbanua.com, Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR membuka kegiatan sosialisasi Lomba Desain Motif Sasirangan 2026 menyambut hari Kota Banjarmasin ke 500 tahun, yang digelar di Rumah Kemasan Banjarmasin, Selasa (14/4/2026). Kegiatan yang digelar di Rumah Kemasan Banjarmasin itu, melibatkan pelaku IKM, Dekranasda, serta jajaran SKPD terkait.

Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin mulai mengaitkan penguatan ekonomi kreatif dengan pembenahan lingkungan. Wali Kota Yamin, secara terbuka menyoroti peluang yang selama ini belum dimaksimalkan.

“Selama ini urusan kepabeanan kita lebih banyak bergantung dari luar daerah. Padahal, kalau ini kita kelola sendiri, dampaknya bisa langsung ke peningkatan pendapatan daerah,” ujarnya. Dia menegaskan, sebagai kota perdagangan dan jasa tanpa sumber daya alam, Banjarmasin dituntut mengandalkan kreativitas dan inovasi agar mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan.

Namun di balik peluang tersebut, Yamin tidak menutup mata terhadap persoalan mendasar yang masih berulang, yakni sampah. Dia menilai pola penanganan selama ini masih terlalu fokus di hilir. “Masalahnya bukan sekadar pengangkutan. Kita harus mulai dari sumbernya, dari rumah tangga. Kalau tidak, pagi dibersihkan, sore menumpuk lagi,” tegasnya. Dia mengungkapkan, koordinasi lintas instansi telah dilakukan untuk mendorong pengelolaan dari hulu hingga hilir, termasuk upaya pengurangan volume sampah dan pemilahan sejak awal.

Sebagai langkah konkret, pemerintah tengah mengusulkan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi. Menurutnya, jika dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup terealisasi, maka persoalan sampah dapat ditekan secara signifikan. “Kalau sistem ini berjalan, tidak ada lagi alasan sampah menumpuk di pinggir jalan. Tapi tetap, pemilahan dan pengeringan sampah harus disiplin dilakukan masyarakat karena itu menentukan hasil energi,” jelasnya.

Dia juga mengajak seluruh pihak, termasuk Dekranasda, untuk ikut mengedukasi masyarakat mengurangi produksi sampah. Di sisi lain, Plt. Kepala Disperdagin Banjarmasin, Noosyahdi, dalam penuturannya memandang ajang ini sebagai momentum strategis untuk mendorong sasirangan naik kelas. Dia menjelaskan, lomba tahun ini tidak hanya diikuti pemula, tetapi juga mempertemukan para senior di bidangnya termasuk para pemenang lomba satu dekade terakhir dalam kategori “best of the best”.

“Kita ingin melahirkan motif yang benar-benar merepresentasikan 500 tahun Kota Banjarmasin dan bisa diterima pasar luas, bahkan sampai ekspor,” katanya. Dia menambahkan, komunikasi dengan Bea Cukai mulai dibangun untuk membuka akses ekspor yang selama ini dianggap rumit oleh pelaku usaha. Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin, Neli Listriani menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan strategi membangun identitas daerah. “Motif yang terpilih akan digunakan oleh kepala daerah hingga ASN. Ini bentuk nyata bahwa karya lokal menjadi kebanggaan bersama,” ujarnya.

Dengan sekitar 50 peserta kategori reguler dan 15 peserta kategori terbaik, dia optimistis kualitas desain akan semakin meningkat dan mampu menembus pasar nasional hingga global.
Dengan melihat kondisi tersebut, peluang besar terbuka, tentu dukungan pemerintah serta kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk memperkuat identitas budaya, dan membantu akses ekspor pasar global bagi pelaku IKM. Lewat pelaksanaan lomba ini, pemerintah ingin agar motif Sasirangan tidak dipandang sekadar instrumen kompetisi, tetapi simbol arah baru Banjarmasin yaitu kota yang bertumpu pada kreativitas, kolaborasi, dan kesadaran lingkungan.

Sumber : Medcentbjm

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Pemko Banjarmasin Bersama PKK, GOW dan DWP Peringati Hari Kartini 2026

22 April 2026 - 19:10 WITA

TMMD ke-128 di Banjarmasin Resmi Dimulai, Fokus Percepatan Pembangunan dan Penguatan Sosial

22 April 2026 - 19:02 WITA

Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh Terus Dipercantik, Wahana Rekreasi Air Digarap

20 April 2026 - 18:55 WITA

Lantik Dewan Pengawas Perumda Pasar, Ini Pesan Wali Kota Banjarmasin

20 April 2026 - 18:50 WITA

Pimpin Rakor Kepegawaian, Wali Kota Banjarmasin Tekankan Sanksi Tegas Bila Ada Pelanggaran

17 April 2026 - 18:42 WITA

Rotasi ASN di Lingkup Pemko Banjarmasin, Wali Kota : Tinggalkan Pola Lama, Birokrasi Harus Melayani

16 April 2026 - 18:35 WITA

Trending di Banjarmasin