terasbanua.my.id, Banjarmasin -Rencana
usulan pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Kecamatan Banjarmasin Selatan, oleh Disdik setempat menyebutkan akan menggunakan anggaran tidak sedikit.
Kadisdik Kota Banjarmasin Nuryadi mengungkapkan pembelian lahan untuk membangun SMK itu memerlukan biaya anggaran hingga sebesar Rp. 5 miliar.
“Sudah kami hitung, luas lahan dari 2 ribu sampai 3 ribu hektar itu harganya hampir Rp. 5 miliar dengan harga tanah per meternya itu sekitar Rp. 400 juta sampai Rp. 500 juta,” ucap Nuryadi, Rabu (22/2/2023).
Untuk lokasinya lanjut Nuryadi masih mencari bahkan hingga dalam tahap negosiasi. Jika sudah dipastikan baru bisa dibeli.
Kemudian jika lahan itu berkasnya lengkap. Maka untuk anggaran pembelian lahan bisa diusulkan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan setelah itu baru dihibahkan ke Disdik Kalsel yang berwenang untuk pembangunannya.
Sebelumnya, diakui Nuryadi rencana pembangunan SMK itu sudah lama ada. Namun karena wewenangnya dari Disdik Kalimantan Selatan (Kalsel) sehingga pihaknya hanya bisa menyampaikan usulan tersebut.
“Mudah-mudahan ada kebijakan dari provinsi memperhatikan itu. Lebih baik lagi dari provinsi langsung menyediakan lahan dan membangunkannya,” tuturnya.
Mengingat dari Disdik Kota Banjarmasin, banyak bangunan sekolah yang mengalami kerusakan yang jadi perhatian serius pihaknya.
Diketahui sebelumnya, usulan untuk menghadirkan SMK tersebut merupakan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Kecamatan Banjarmasin Selatan yang memang sejalan dengan keinginan warga di wilayah itu.
Alasannya tak lain karena jumlah penduduk yang banyak di wilayah Banjarmasin Selatan. Selain itu, usulan pembangunan SMK itu juga bertujuan untuk menyongsong wilayah Banjarmasin Selatan yang rencananya bakal jadi kawasan industri.
Dalam hal itu, tentu perlu tenaga kerja yang terampil. Maka dari itu, perlu SMK untuk menampung para siswa agar siap bekerja dengan keterampilan yang sudah diasah.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






