terasbanua.my.id, Banjarmasin – Keberadaan Tempat Penampungan Sampah (TPS) di kawasan Kampung Gadang, Kecamatan Banjarmasin Tengah sangat dikeluhkan khususnya para warga sekolah.
Mengingat letaknya yang tak jauh dari beberapa sekolah yang ada di kawasan tersebut, seperti SMPN 10 Banjarmasin, SDN Gadang 2 Banjarmasin dan TK Al-Aman Banjarmasin.
Tak jarang, bau menyengat yang ditimbulkan dari tumpukan sampah di TPS itu menganggu konsentrasi saat proses belajar mengajar di sekolah.
“Kami akui keberadaan TPS sangat menganggu para siswa dan guru saat proses belajar mengajar,” ucap Kepala Sekolah SDN Gadang 2 Banjarmasin, Masniah Ani kepada terasbanua.my.id, Sabtu (12/11/2022).
Apalagi kondisinya saat hujan. Selain menimbulkan bau yang menyengat, kondisi jalan jadi becek karena banyak yang bolong-bolong hingga menyebabkan air hujan yang tercampur sampah basah itu menggenang.
“Ya bisa dibayangkan sendiri seperti apa baunya dan kondisi beceknya,” ungkapnya.
Di sisi lain, keberadaan TPS ini juga menghambat SDN Gadang II Banjarmasin untuk mengikuti kompetensi Sekolah Sehat yang mana sebelumnya telah mendapat predikat Adiwiyata.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor mengatakan akan segeranya melakukan penanganan. Mengingat menganggu proses belajar mengajar.
“Ya paling tidak lebih di tata di semen biar tidak becek dan sampah harus sudah diangkut sesuai prosedur,” tekannya.
Selain itu, dirinya juga meminta komitmen dari dinas terkait untuk bisa mengatasi persoalan yang ada tanpa menimbulkan keluhan dari masyarakat.
“Harus peka. Demi kenyamanan masyarakat karena kita tahu persoalan sampah ini bukan pertama kali dan terus berulang. Jadi harus ada solusi tepat,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






