terasbanua.my.id, Banjarmasin – 35 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Banjarmasin resmi menjalankan program Sekolah Berbahasa Inggris (SBI).
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan program SBI itu tentunya sebuah upaya meningkatkan mutu kualitas pendidikan di Kota Banjarmasin khususnya.
“Terutama pada saat pandemi mereka belajar online ada kekhawatiran loss learning pada mereka peserta didik,” ucap Ibnu usai meresmikan program SBI di SMPN 7 Banjarmasin, Rabu (8/3/2023).
Dalam program SBI ini lanjut Ibnu, akan lebih pada penguasaan bahasa asing khususnya bahasa inggris kepada peserta didik melalui guru yang akan mengajar.
Orang nomor satu di Kota Banjarmasin itu pastikan 35 SMP negeri yang resmi menjalankan program SBI tentu sudah punya standar pembelajaran bahasa inggris.
“Guru-gurunya kita investasikan agar mereka bisa mengajar dan memberikan metode belajar terbaik kepada anak didik kita,” kata Ibnu
Entah para guru akan ditempatkan ke sekolah pinggiran, kualitas mereka dalam mengajar akan tetap sama tentunya.
Mengingat para guru terutama yang mengajar pelajaran bahasa inggirs telah didik dengan metode yang sama dengan metode Cambridge English.
Ia juga menyampaikan terima kasih pada Briton English Education Banjarmasin yang sudah mau bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan khususnya penguasaan bahasa inggris pada peserta didik di Kota Banjarmasin.
“Nantinya guru-guru yang terbaik kita berikan stimulus, apresiasi, reward agar mereka juga mendapat kesempatan trip to Cambridge,” akhirnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Nuryadi mengatakan melalui program SBI ini dapat mengatasi penguasaan bahasa inggris peserta didik melalui pelatihan guru bahasa inggris terutama pada 35 SMP negeri yang menjalankan program tersebut.
“Guru akan mengikuti pelatihan sesuai kurikulum Cambrigde Education itu bisa menyebarkan ke anak-anak bisa mereka pandai berbahasa inggris,” terangnya.
Dilakukannya program ini pada SMP negeri khususnya, untuk menghadapi tantangan zaman. Apalagi Ibu Kota Negara (IKN) mau berpindah di Kalimantan.
“Makanya kita persiapkan generasi kita mahir berbahasa inggris untuk menghadapi itu,” ujarnya.
Bagi seluruh guru bahasa inggris di 35 SMP negeri yang menjalani program SBI wajib mengikuti pelatihan selama 6 bulan.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






