terasbanua.co.id, Banjarmasin – Penyebaran virus covid-19 kembali terdeteksi di Kota Banjarmasin baru-baru ini.
Terdata hingga ada saat ini, sudah ada 11 kasus Covid-19 yang terkonfirmasi positif pada warga Kota Seribu Sungai.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menuturkan memang saat ini secara global penularan virus Covid-19 varian baru itu mengalami peningkatan.
“Paling tinggi itu dari Singapore kemarin hampir 50 persen. Sedangkan Kalsel terutama Banjarmasin tetap seperti biasa dalam penanggulangannya,” ucap Ibnu, Rabu (3/12/2023).
Ibnu meminta warga Kota Banjarmasin mewaspadai penularan virus dengan menerapkan protokol kesehatan dan menjalankan isolasi mandiri di rumah jika kondisi sedang sakit.
“Saya kira kebiasaan baik ketika pandemi seperti cuci tangan, menjaga kebersihan dan kebiasaan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) itu harus digalakkan lagi,” kata Ibnu.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Tabiun Huda telah menghimbau masyarakat untuk mewaspadai kemunculan kasus Covid-19 itu lagi.
Mengingat penularan virus varian baru dari Covid-19 itu sudah menyerang beberapa warga Jakarta dan sekitarnya.
“Kita tetap waspada dan warga diimbau mengurangi aktifitas yang tidak penting dan kembali guna masker,” ucap Tabiun, Rabu (3/12/2024).
Dalam menanggulangi penyebaran virus Covid-19, tentunya Kota Banjarmasin sudah siap karena sudah berpengalaman sebelumnya.
“Artinya kita sudah siap menanganinya baik itu alat dan nakes nya,” ujarnya.
Meski sudah ada yang terkonfirmasi positif Covid-19, ia tetap menghimbau masyarakat jangan terlalu panik.
Mengingat varian baru ini daya resikonya lebih ringan karena sudah beregenerasi sejak tahun 2019 lalu.
“Jadi virusnya semakin lemah, tapi gejalanya masih sama seperti batuk, sesak nafas, demam dan lainnya. Tidak seperti varian alpha atau delta dulu yang beresiko mematikan,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






