Menu ✖

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 6 Jul 2023 16:30 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Tarif Masuk Kampung Ketupat Dikeluhkan Masyarakat, Manager Pengelola: Terima Kasih, Masukan Jadi Evaluasi Kami


 Tarif Masuk Kampung Ketupat Dikeluhkan Masyarakat, Manager Pengelola: Terima Kasih, Masukan Jadi Evaluasi Kami Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Belum sampai sepekan soft opening, tarif masuk destinasi wisata Kampung Ketupat dikeluhkan masyarakat.

Saat konfirmasi terasbanua.my.id melalui sambungan telpon. Manajer Pengelola Kampung Ketupat, Hendra mengatakan tarif masuk yang dikenakan bagi pengunjung masuk tentunya untuk biaya pemeliharaan dan operasional dari Kampung Ketupat itu sendiri.

“Bangunannya semua natural tentu ada pemeliharaan khusus dan wisata ini murni dikelola oleh swasta,” ucap Hendra saat dihubungi terasbanua.my.id, Kamis (6/7/2023).

Menurut Hendra, dikenakannya tarif masuk ke Kampung Ketupat wajar-wajar saja. Apalagi destinasi wisata baru di Kota Banjarmasin itu murni dikelola oleh pihak swasta.

Kendati demikian, pihaknya berterima kasih atas adanya keluhan masyarakat. Tentu menjadi bahan evaluasi terutama dalam penerapan tarif masuk. Dimana untuk tarif masuk yang baru sudah ditetapkan secara resmi.

Mulai hari Senin sampai Selasa dikenakan biaya masuk Rp. 10 ribu per orangnya. Kemudian hari Rabu hingga Jumat sebesar Rp. 15 ribu per orangnya. Sedangkan hari Sabtu hingga Minggu dikenakan tarif Rp. 20 ribu per orangnya.

“Tarif masuk itu tidak hanya menikmati suasana Kampung Ketupat saja. Tapi dapat voucher gratis minum air mineral,” ungkap Hendra.

Selain itu, banyak tenant kuliner dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang tersedia di kawasan Kampung Ketupat dan bisa dinikmati pengunjung.

Sejauh ini lanjutnya, setelah soft opening hingga saat ini tercatat sudah ada sekitar lima ribu orang yang telah berkunjung ke wisata Kampung Ketupat.

Melihat banyaknya kunjungan yang terhitung baru lima hari, tentu antusias masyarakat untuk datang luar biasa.

“Ya bingung juga, ada yang mengeluh tapi nyatanya kunjungan sudah lumayan banyak. Namun memang kita belum tahu secara fix puas atau tidak,” katanya.

Sementara itu, mengenai perizinan Kampung Ketupat dibeberkannya masih dalam proses dengan dinas terkait yakni Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin.

“Secara perizinan itu sudah dari awal kita pikirkan dan sedang berproses. Semenjak dibangun kita sudah koordinasi dengan pemerintah,” pungkasnya.

Hamdiah/ rie
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 31 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Yamin Apresiasi Keberadaan  Posbankum di Setiap Kelurahan

28 September 2026 - 01:46 WITA

Tinjau Sungai Pemurus, Wali Kota Yamin Ajak Warga Jaga Sungai sebagai Sumber Kehidupan

26 September 2026 - 01:42 WITA

Puncak Peringatan 5 Abad Kota Banjarmasin: Wali Kota Yamin Beserta Jajaran Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Sultan Suriansyah

24 September 2026 - 01:39 WITA

Sambut 5 Abad Kota, RSUD Sultan Suriansyah Tambah Layanan Poli Ortopedi dan Laboratorium PA

23 September 2026 - 01:34 WITA

Bunda PAUD Banjarmasin Luncurkan Gerakan Batiti ke SD

18 September 2026 - 01:30 WITA

Wali Kota Yamin Putuskan Batalkan Kemeriahan Hari Jadi ke-500

17 September 2026 - 11:46 WITA

Trending di Banjarmasin