terasbanua.co.id, Banjarmasin – Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin tahun 2023 berhasil capai 100 persen lebih.
Jumlah capaian PAD yang berasal dari penarikan retribusi pasar milik Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin itu sekitar Rp. 8,8 miliar lebih.
“Alhamdulillah, kami ucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada para pedagang yang sudah berpartisipasi aktif dalam melakukan pembayaran retribusi,” ucap Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, Senin (15/1/2024).
Sementara di tahun 2024 ini, target PAD pihaknya naik menjadi sekitar Rp. 9 miliar dan optimis target tercapai lagi.
Tentunya terus menggali potensi-potensi yang ada. Apalagi Peraturan Daerah (Perda) mengenai Pajak dan Retribusi bakal direvisi.
“Jadi digabung semua SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang memungut pajak dan retribusi dalam satu regulasi dan kemungkinan ada penambahan-penambahan potensi,” jelas Tezar.
Lebih jauh Tezar menuturkan, salah satu potensi yang bisa digali adalah Pasar Harum Manis. Mengingat pengelola telah diambil alih Pemko Banjarmasin hingga bisa dilakukan penarikan retribusi.
Termasuk Pasar Sudirapi karena ada beberapa lapak para pedagang yang bisa ditarik retribusi.
“Dari 38 persil ada 22 bangunan wajib retribusi dan bersedia bayar retribusi,” ujarnya.
Sama halnya dengan para wajib retribusi di pasar lain, tentunya ia berharap para pedagang di kedua pasar itu bisa taat dan tepat waktu membayarkan retribusi pasar untuk meningkatkan PAD.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






