terasbanua.my.id, Banjarmasin – Ditargetkan ada 100 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang bakal direnovasi di tahun ini. Namun yang mampu direalisasikan hanya 64 unit rumah.
Menurut Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin, Nuryadi alasan hanya 64 unit rutilahu yang direnovasi karena adanya pemangkasan anggaran imbas dari refocusing.
Namun tak menutup kemungkinan, sisanya akan dilaksanakan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) perubahan tahun ini.
“Mudah-mudahan 36 yang sisa dari target kami itu bisa dipenuhi di anggaran perubahan ini,” ucap Nuryadi saat ditemui di Lobby Balai Kota Banjarmasin, Senin (28/10/2024).
Dibeberkan Nuryadi, sebelumnya dianggarkan sekitar Rp. 3 miliar untuk 100 unit rutilahu yang mana setiap rumahnya mendapat bantuan sebesar Rp. 30 juta.
Lebih jauh, ia menjelaskan usulan yang masuk untuk program rutilahu ini mencapai 300 unit rumah. Namun diseleksi lagi hingga hanya ada 100 unit rumah yang memenuhi klasifikasi.
“Sebelumnya di verifikasi berdasarkan data di lapangan langsung oleh petugas kami,” ujarnya.
Terpenting lanjutnya, klasifikasi yang harus dipenuhi untuk bisa mendapatkan program rutilahu ini harus rumah kepemilikan sendiri dan kondisinya memang sudah tidak layak.
Usulan itu sendiri, menurutnya dari lima kecamatan di Kota Banjarmasin yang ada. Paling banyak dari Kecamatan Banjarmasin Selatan dan Kecamatan Banjarmasin Utara.
“Kita lakukan merata di lima kecamatan. Namun tak dipungkiri dua kecamatan ini yang terbanyak,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






