terasbanua.my.id, Banjarmasin – Tiga program sekaligus baru saja diluncurkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kalimantan Selatan (Kalsel) di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Selasa (6/12/2022).
Tiga program tersebut adalah Program Zmart, Beasiswa Baznas, serta Peningkatan Kualitas Rehabilitasi Sosial Rumah Layak Huni (Rutilahu).
Ketua Baznas Kalsel, Drs H Irhamsyah Safari mengatakan tiga program prioritas itu upaya Baznas yang ikut berkontribusi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel dalam menurunkan angka kemiskinan di Kalsel terutama dalam membantu para mustahik.
“Tentunya melalui program-program ini diharapkan bisa membantu,” ucap Irhamsyah dalam sambutannya, Selasa (6/11/2022).
Program Zmart adalah program dalam memperdayakan ekonomi dalam bentuk pengembangan warung atau toko yang dimiliki oleh mustahik dengan skala mikro hingga kecil.
Bantuan Zmart sendiri terdiri dari modal usaha, branding serta bantuan renovasi. Tak tertinggal, mustahik bakal dibekali pelatihan dan pengembangan bisnis hingga pendampingan terhadap mustahik dalam meningkatkan usahanya nanti.
“Kita berharap dapat mewujudkan pengusaha mustahik di setiap sudut kota dan desa tentunya,” ujarnya.
Sedangkan program Beasiswa Baznas, terdiri Beasiswa Cendekia dan Beasiswa Al-Azhar yang mana tujuannya memberikan kesempatan mengenyam kursi pendidikan di tingkat perguruan tinggi kepada mahasiswa keluarga tidak mampu di Kalsel.
“Penyaluran beasiswa cendekia ini ada 50 penerima manfaat di perguruan tinggi yang telah bermitra dengan Baznas. Kemudian beasiswa Al-Azhar Ada 14 penerima terdiri putra dan putri Kalsel” tuturnya.
Secara terpisah, Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan menambahkan besar harapan melalui program Zmart ini bisa menumbuhkan para muzakki yang awalnya hanyalah mustahik.
“Tentunya ini menjadi bagian penting untuk ikut membantu kebijakan Pemprov Kalsel dalam menurunkan angka kemiskinan,” terangnya.
Kemudian untuk Program Rutilahu, diharapkan bisa memberikan kualitas hidup yang layak dan sejahtera bagi mustahik serta dapat mendorong pengurangan angka kemiskinan yang ekstrem.
“Karena di level kemiskinan ekstrem itu mereka tidak punya sumber daya untuk memperbaiki rumahnya,” paparnya.
Sedangkan program beasiswa Baznas yang diberikan kepada warga tidak mampu menjadi simpul percepatan dalam memperbaiki kehidupan para mustahik.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar berharap berbagai program prioritas dari Baznas Kalsel dapat membantu para penerima manfaat.
“Semoga dimanfaatkan dengan baik oleh penerima,” ucap Roy yang hadir dalam peluncuran program Baznas Kalsel.
Di samping itu, Roy ingin ke depan Baznas Kalsel bisa bersinergi untuk membuat program rangka mengendalikan inflasi yang sudah cukup tinggi dan dampaknya sudah terasa saat ini.
“Di tahun depan belum bisa memprediksi ekonomi seperti apa. Jadi jika inflasi bisa dikendalikan otomatis angka kemiskinan semakin berkurang,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






