Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 12 Nov 2022 18:05 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Tak Sedikit Warga Mengulang Tahapan Vaksinasi Karena Status DO 


 Tak Sedikit Warga Mengulang Tahapan Vaksinasi Karena Status DO  Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Tak sedikit warga Kota Banjarmasin terpaksa mengulang tahapan vaksinasi yang telah dilakukannya. Pasalnya, tahap atau dosis vaksinasinya sudah memasuki masa Drop Out (DO).

 

Adapun masa vaksin yang memasuki masa DO sendiri adalah batas waktu penerima suntikan yang telah lewat dari enam bulan usai menerima vaksinasi dosis pertama.

 

“Dari informasi kawan-kawan petugas Puskesmas banyak warga DO sehingga mereka terpaksa mengulang,” ucap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan baru-baru ini.

 

Saat ini untuk data warga yang alami DO belum bisa dipastikan jumlah lantaran data secara rincinya belum dikantongi pihaknya.

 

Di sisi lain, penyebab warga alami DO sendiri bisa ada dua kemungkinan yang terjadi. Pertama karena memang yang bersangkutan lupa melakukan vaksinasi dosis kedua selama enam bulan.

 

Sedangkan penyebab kedua dikarenakan kekosongan stok vaksin. Mengingat hampir dua bulan terakhir, Kota Banjarmasin mengalami kekosongan stok vaksin.

 

Namun baru-baru ini Dinkes Kota Banjarmasin sudah menerima stok vaksin baru jenis Pfizer sebanyak 600 vial yang mana 450 vial sudah didistribusikan ke Puskesmas yang ada di Kota Banjarmasin.

 

Di samping itu, status warga yang mengalami DO bisa terlihat langsung melalui aplikasi PeduliLindungi. Dimana dalam aplikasi itu tertera infomasi bahwa yang bersangkutan harus mengulang tahapan vaksin kedua.

 

Meski harus mengulangi lagi, namun ia menegaskan pengulangan vaksinasi bukan dari awal lagi melainkan mengulang vaksinasi dosis terakhir yang telah diterima.

 

“Jadi misalnya dosis pertama dan dua sudah. Tapi DO karena lewat enam bulan. Maka yang bersangkutan vaksin dosis kedua saja lagi baru bisa booster,” terangnya.

 

Seiring sudah datangnya vaksin baru, ia menghimbau masyarakat untuk lakukan vaksinasi terutama booster guna menjaga daya tahan imun tubuh.

 

Apalagi di tengah kenaikan kasus Covid-19 di Kota Banjarmasin yang terjadi beberapa waktu belakangan.

 

“Ayo lakukan vaksinasi karena vaksinnya sudah ada. Kalau habis kita akan minta lagi,” pungkasnya.

 

Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Yamin Putuskan Batalkan Kemeriahan Hari Jadi ke-500

17 September 2026 - 11:46 WITA

DPRD Banjarmasin Sepakati APBD Perubahan 2026, Pembahasan APBD 2027 Mulai Berguli

15 September 2026 - 16:01 WITA

Lensa Foto Kegiatan DPRD Kota Banjarmasin Edisi Bulan September 2026

15 September 2026 - 15:57 WITA

Demokrat Kalsel Kirim Puluhan Utusan ke Puncak HUT ke-25 di GBK, Rully Rozano: Pesan AHY Jadi Energi Kader

10 September 2026 - 15:07 WITA

Pemko Banjarmasin Menggelar Salat Minta Hujan

31 Agustus 2026 - 12:02 WITA

Perda Nomor 3 Tahun 2026 disahkan, Pemko Banjarmasin Ajak Pemuda Jadi Mitra Strategis Pembangunan

25 Agustus 2026 - 12:27 WITA

Trending di Banjarmasin