terasbanua.my.id, Banjarmasin – Belum genap setahun dilaunching, wisata Kampung Ketupat sudah tak beroperasional lagi.
Saat terasbanua.my.id meninjau langsung ke lokasi, Kamis (9/5/2024) siang. Nampak pintu masuk tertutup rapat.
Panca Guna, salah seorang warga yang rumahnya tak jauh dari Kampung Ketupat mengungkapkan tutupnya destinasi wisata baru di kota ini sudah terjadi sejak bulan Ramadhan lalu.
“Seminggu memasuki bulan puasa sudah tutup hingga saat ini,” ucapnya.
Semenjak ditutup, Kampung Ketupat tudingnya, menjadi incaran oknum tidak bertanggung jawab yang merusak dan mencuri beberapa fasilitas dan barang yang ada di dalamnya.
Mulai dari gembok pintu masuk yang dirusak, kabel listrik dicuri, permainan di wahana bermain anak-anak turut ikut raib digondol maling.
“Kita kontrol dan hampir semua hilang. Sudah dilaporkan ke PT Juru katanya sekarang sudah ada yang berjaga,” tuturnya.
Tak dipungkirinya, ditutupnya destinasi yang dibuka pada tahun 2023 lalu menimbulkan kekhawatiran akan kerawanan sosial yang tidak dikehendaki terjadi.
Menurutnya, dengan kondisi kosong itu bisa saja dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk hal-hal buruk.
“Kalau tidak ada yang jaga khawatirnya ada yang memanfaatkan sebagai tempat mesum karena stand-stand kosong itu bisa di kasih kasur,” jelasnya.
Belum lagi kondisi jalan dengan lampu yang redup saat malam hari, sangat rawan terjadi kenakalan remaja seperti mabuk-mabukan, penyalahgunaan obat terlarang hingga tawuran.
“Di sini kan jalan umum, tidak bisa melarang orang mau kesini. Makanya harus dipantau patroli untuk menghindari hal tidak diinginkan,” tuturnya.
“Kami sebagai warga disini, jika ingin dikelola ya harus dikelola baik dengan keamanan terjaga. Contohnya lampu diperbanyak dan ada yang patroli,” harapnya.
Pembangunan destinasi Kampung Ketupat merupakan program revitalisasi Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin di kawasan tersebut, pembangunannya dan pengelolaannya dikerjasamakan dengan pihak swasta.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






