terasbanua.my.id, Banjarmasin – Kondisi terkini wisata Kampung Ketupat di Sungai Baru kian memprihatikan karena beberapa fasilitas di dalamnya mulai rusak.
Mengenai hal itu. Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin mengaku tak bisa berbuat banyak.
Mengingat wisata dengan konsep tradisional bambu itu masih dalam proses kerjasama dengan PT Juru Supervisi Indonesia.
Menurut Kepala Bagian Pemerintahan Setdakota Banjarmasin, Ryan Utama menuturkan sebelumnya PT Juru Supervisi Indonesia berencana mencari pihak ketiga yang baru untuk pengelolan Kampung Ketupat nanti.
Namun hingga saat ini, tak ada kabar terbaru soal rencana itu dari PT Juru Supervisi Indonesia sendiri.
“Belum ada dan tanggung jawab ini masih di pihak mereka (PT Juru Supervisi Indonesia,” ucap Ryan saat dikonfirmasi baru-baru tadi.
Dalam itu, Pemko Banjarmasin akan memberi tenggat waktu kepada PT Juru Supervisi Indonesia untuk membenahi Kampung Ketupat segera.
Mengingat kondisinya yang saat ini terbengkalai, cukup meresahkan apabila terjadi hal-hal tidak diinginkan.
Terlebih, sudah banyak laporan dari warga sekitar yang mengatakan semenjak ditutup kawasan itu jadi rawan kenakalan remaja seperti tawuran.
“Kita beri waktu sampai kapan meneruskan pengelolaannya,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






