Menu ✖

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 17 Jun 2023 18:38 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Status Darurat Pandemi Covid-19 Segera Dicabut, Bagaimana Nasib Satgas Covid-19 Daerah?


 Saat PPKM tahun 2021 lalu, jajaran Satgas Covid-19 gabungan turun ke jalan himbau pengunaan masker pada masyarakat. Perbesar

Saat PPKM tahun 2021 lalu, jajaran Satgas Covid-19 gabungan turun ke jalan himbau pengunaan masker pada masyarakat.

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Baru-baru ini, Presiden RI  Joko Widodo menyatakan akan segera mencabut status darurat pandemi Covid-19 di Indonesia meski belum dipastikan kapan diumumkan secara resmi oleh pemerintah.

Lantas, bagaimana dengan keberadaan dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 daerah khususnya Kota Banjarmasin yang selama ini bertugas dalam menangani pandemi Covid-19?

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman mengatakan masih menunggu regulasi dari pemerintah pusat terkait nasib dari Satgas Covid-19. Jika Indonesia sudah memasuki era transisi ke endemi nanti.

“Kita masih menunggu apa nanti yang harus ditindaklanjuti dari Satgas Covid-19 daerah. Apakah dibubarkan atau bagaimana,” ucap Ikhsan kepada terasbanua.my.id, Sabtu (17/6/2023).

Tak dipungkiri Ikhsan, saat ini tugas dari Satgas Covid-19 tidak lagi bekerja secara optimal karena tidak adanya aturan atau penegakan protokol kesehatan (prokes) ketat seperti awal melandanya pandemi Covid-19.

Hal itu lah yang membuat anggaran khusus untuk digunakan dalam penanganan kasus Covid-19 di Kota Banjarmasin hampir tidak ada.

Anggaran penanganan Covid-19 hanya dilakukan penyesuaian saja. Dilihat dari kondisi pandemi saat ini yang sudah sangat jarang ada kasus.

“Anggaran sudah dilakukan penyesuaian dan kita lihat penanganan Covid-19 hampir tidak ada,” tuturnya.

Di samping itu, penerapan prokes tidak seketat dulu saat pandemi ini. Untuk sekarang penerapan prokes lebih pada kesadaran diri sendiri dari masyarakat.

“Masih diterapkan tapi lebih pada kesadaran masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan penggunaan masker saat ini sangat disarankan kepada masyarakat yang memang kondisinya sedang sakit menghindari adanya penularan. Mengingat virus Covid-19 belum benar-benar hilang meski status pandemi sudah berakhir.

“Bahkan ada usulan dari kementrian yang saya pernah baca di beberapa media. Mereka sakit covid tidak perlu dirawat cukup menggunakan masker, ini usulan bagus. Apabila itu jadi sebuah ketentuan itu akan kita terapkan di Banjarmasin,” akhirnya

Hamdiah/ rie
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Yamin Apresiasi Keberadaan  Posbankum di Setiap Kelurahan

28 September 2026 - 01:46 WITA

Tinjau Sungai Pemurus, Wali Kota Yamin Ajak Warga Jaga Sungai sebagai Sumber Kehidupan

26 September 2026 - 01:42 WITA

Puncak Peringatan 5 Abad Kota Banjarmasin: Wali Kota Yamin Beserta Jajaran Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Sultan Suriansyah

24 September 2026 - 01:39 WITA

Sambut 5 Abad Kota, RSUD Sultan Suriansyah Tambah Layanan Poli Ortopedi dan Laboratorium PA

23 September 2026 - 01:34 WITA

Bunda PAUD Banjarmasin Luncurkan Gerakan Batiti ke SD

18 September 2026 - 01:30 WITA

Wali Kota Yamin Putuskan Batalkan Kemeriahan Hari Jadi ke-500

17 September 2026 - 11:46 WITA

Trending di Banjarmasin