terasbanua.my.id, Banjarmasin – Masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemko) unjuk kue atau wadai khas Banjar unggulan mereka pada tamu Kongres IV Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) di kawasan Siring Menara Pandang, Jumat (20/9/2024) pagi.
41 jenis wadai Banjar yang dihadirkan masing-masing SKPD telah ditentukan sebelumnya.
Seperti halnya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Banjarmasin yang menyediakan wadai cincin.
Menurut Kepala DP3A Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan wadai cincin yang disajikan merupakan olahan sendiri dari para pegawai dinasnya secara bergotong royong.
“Jadi ini spesial sekali dan ada 250 kue cincin yang kami sediakan hampir ludes dalam waktu singkat,” kata Madan sapaan akrabnya kepada terasbanua.my.id, Jumat (20/9/2024).

Sementara itu, dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin menyediakan kue Masubah yang bentuknya seperti kue lapis.
Kepala DLH Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah Love menuturkan jika wadai yang mereka sajikan hampir mirip dengan kue khas daerah lain.Hanya saja rasanya tidak terlalu manis disertai aroma kayu manis.
“Rasanya agak tawar, ada bau kayu manisnya. Jadi ada perbedaan dengan kue daerah lain meski mirip” beber Alive.
Menurutnya wadai masubah yang pihaknya sediakan cukup banyak diminati pengunjung yang tertarik untuk mencoba.
“Cukup ramai tadi, banyak yang ingin mencoba” tutupnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






