terasbanua.my.id, Banjarmasin – Sejak hari ini, Jumat (5/5/2023) Kota Cinema Mall (KCM) Banjarmasin telah terpasang gate parking.
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan pemasangan gate parking itu sebagai upaya transparasi untuk memaksimalkan Pendapat Asli Daerah (PAD) Kota Banjarmasin dari sektor pakir.
“Karena selama ini banyak kecurigaan soal pendapatan sektor parkir, tidak transparan. Maka dengan ini bisa semua bisa dipertanggung jawabkan,” ucap Ibnu kepada awak media usai launching gate parking di KCM Banjarmasin.
Untuk saat ini lanjut Ibnu, pengelolaan penarikan pajak parkir dari Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin itu baru dilakukan pada lima titik yang jadi pilot project program tersebut.
Lima titik itu, diantaranya lahan parkir Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman, kawasan Cunghai Cunghui Kuliner Baiman Toko Alan dan lainnya.
Kemudian, parkir on the street yang sudah dimulai. Meski dari hasil evaluasi pada pilot project di bahu jalan Jafri Zamzam tidak sesukses yang direncanakan. Namun paling tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
Rencananya, digitalisasi parkir akan merambah ke lahan parkir di kawasan pasar di Kota Banjarmasin. Misalnya Pasar Sentra Antasari dan pasar lainnya sedang diusahakan.
“Supaya bisa diterapkan semua. Sehingga setiap pembiayaan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) kita bisa di topang oleh PAD Kota Banjarmasin” katanya.
Diungkapkannya, tahun ini saja APBD yang disepakati DPRD Kota Banjarmasin bersama Pemko Banjarmasin sudah tembus diangka Rp. 2,5 triliyun.
Tentunya target PAD pun ikut naik Rp. 700 miliar hingga Rp. 800 miliar. Meski target sangat tinggi, pihaknya tetap optimis bisa mencapainya asalkan bisa mengoptimalkan potensi PAD dan meminimalisir adanya kebocoran.
“Pendapatan kita bisa maksimal dan terima kasih dukungan dunia usaha karena berimbas pada pendapatan kita untuk meningkatkan kesejahteraan warga kota,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPKPAD Kota Banjarmasin, Edy Wibowo menambahkan untuk sistem parkir digital itu akan terpantau pihaknya langsung hingga bisa mengetahui pasti pemasukan secara transparan.
“Jadi kita tahu berapa masuk. Selama ini kan pencatatan bukan dari kita, jadi data itu kadang-kadang perlu disinkronkan. Dengan adanya sistem ini Insya Allah bisa lebih kita optimalkan,” jelasnya.
Di sisi lain, diungkapkan memang untuk launching gate parkir di lima titik saja. Namun 124 titik telah terpasang CCTV. Diantaranya Duta Mall Banjarmasin, Rumah Sakit Siloam, Rumah Sakit Sari Mulia dimana sebelumnya sudah memiliki sistem gate parkir sebelumnya.
Tentunya pemasangan CCTV itu bertujuan untuk mengetahui aktivitas parkir di titik tersebut. Guna mengoptimalkan PAD melalui pajak parkir.
“Ini salah satu usaha kita,” ujarnya.
Sedangkan beberapa titik yang dirasa masih belum maksimal sistem itu akan jadi evaluasi pihaknya agar bisa maksimal.
Hamdiah
Foto. Hamdiah







