terasbanua.my.id, Banjarmasin – Berdasarkan hasil evaluasi, ada lima Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin yang realisasi serapan anggaran untuk triwulan pertama masih rendah.
Lima SKPD itu diantaranya Dinas Pendidikan (Disdik), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) dan paling rendah adalah Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Disperkim Kota Banjarmasin.
Diungkapkan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina capaian realisasi serapan anggaran rata-rata masih jauh dari target minimal 20 persen sesuai ketentuan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 6 Tahun 2023.
“Makanya itu yang coba kami cek, kebanyakan memang lelangnya baru ditayangkan di bulan ini,” ucap Ibnu usai Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan dan Realisasi Penyerapan Anggaran Pemko Banjarmasin Tahun 2023 di Aula Kayuh Baimbai, Selasa (2/5/2023).,
Menurut Ibnu, jika sesuai Perwali tersebut harusnya realisasi penyerapan anggaran pada triwulan pertama sudah di angka 20 persen.
Kemudian untuk triwulan kedua sudah 50 persen dan di triwulan ketiga 75 persen hingga triwulan terakhir bisa terealisasi 100 persen.
Namun tak dipungkirinya, ada beberapa kendala yang membuat realisasi penyerapan anggaran tersebut tidak sesuai harapan.
“Karena lelang itu harus menyiapkan dokumen,” ujarnya.
Belum lagi, jika saat proses pengadaan ternyata tidak disetujui hingga menyebabkan perubahan. Maka untuk pengadaan baru tentu harus melalui proses awal lagi.
“Seperti kasus di Kecamatan Banjarmasin Utara itu lokasi pengadaan lahan di pindah, target misalnya 30 persen. Jadi dari awal lagi,” imbuhnya.
Kendati demikian, ia memastikan target capaian akan terlaksana sesuai dengan Perwali asalkan sudah lelang dan kontrak sebelumnya.
“Bisa terlaksana, cuman kami berharap di triwulan pertama jangan santai-santai karena jika di bawah 10 persen itu seolah-olah dinas itu santai seperti tidak ada yang dikerjakan,” tegasnya.
Secara terpisah, Kepala Disperkim Kota Banjarmasin, Chandra Iriandi Wijaya mengungkapkan rendahnya realisasi penyerapan anggaran pada triwulan pertama karena memang proses lelang baru dilakukan di bulan April lalu.
“Insya Allah bulan Mei ini sudah kontrak semua untuk kegiatan Perkim. Salah satunya percepatan penanganan jalan komplek,” beber Chandra.
Ia menekankan memang untuk percepatan capaian di dinasnya akan terlihat pada triwulan kedua kemudian lanjut ke triwulan ketiga hingga di triwulan terakhir.
“Progres pergerakannya itu terlihat mulai bulan Mei akhirnya stabil dan relatif cepat ini. Ibaratnya sprinter,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah







