Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 25 Jan 2025 19:23 WITA ·

badge-check

Reporter

Semenjak Diberlakukan Kembali 2 Arah, Omset Penjualan Para Pedagang di Jalan Cemara Raya Meningkat


 Semenjak Diberlakukan Kembali 2 Arah, Omset Penjualan Para Pedagang di Jalan Cemara Raya Meningkat Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Semenjak diberlakukan arus lalu lintas dua arah, para pedagang yang berjualan Jalan Cemara Raya, Kecamatan Banjarmasin Utara mulai merasakan dampak positif.

Seperti yang diungkapkan Ahyar, salah seorang penjual bensin di Jalan Cemara Raya yang mengaku omset penjualannya mengalami peningkatan jika dibandingkan satu arah dulu.

“Lumayan lah meningkat. Makanya sangat mendukung kembalinya arus dua arah disini,” ucap Ahyar kepada terasbanua.my.id, Sabtu (25/1/2025).

Ahyar membeberkan pada saat diberlakukan satu arah dulu itu dikarenakan pembangunan Jembatan Sei Alalak atau dikenal Jembatan Basit yang telah diresmikan Presiden Joko Widodo pada tahun 2021 lalu.

Namun setelah itu, menurutnya entah kenapa penerapan satu arah diberlakukan cukup lama hingga baru kembali dua arah seperti sekarang.

“Makanya terus diusulkan sampai 5 kali kata RT baru Dishub (Dinas Perhubungan) menyetujui kembali dua arah,” tuturnya.

Kendati demikian, dua arah hanya berlaku di dalam kawasan saja karena di Jalan Simpang Lampu Merah menuju Uniska Kota Banjarmasin dan arah ke Jalan Sultan Adam tidak bisa.
Bahkan di lampu merah itu lanjutnya, ada tanda rambu-rambu lalu lintas yang menunjukan larangan untuk belok.

“Seharusnya dibuka saja kayak dulu,” ujarnya.

Sementara itu, Tono pedagang makanan di kawasan tersebut mengungkapkan tak jarang ada selisih paham antar pengguna Jalan Cemara Raya saat melintasi.

“Masih ada yang belum tahu soal dua arah ini, ada yang tidak mengerti juga karena kurangnya rambu-rambu lintas,” kata Tono.

Menurutnya, kemungkinan masih banyak yang belum mengetahui karena minimnya sosialisasi mengenai pemberlakuan dua arah di Jalan Cemara Raya tersebut.

“Kurang sosialisasi kayaknya, jadi banyak yang belum tahu. Di samping minim rambu-rambu juga,” ujarnya.

Selain itu, ia berharap Dishub Kota Banjarmasin bisa mempertimbangkan lagi agar pemberlakuan arus lalu lintas dua arah ini bisa permanen. Mengingat saat ini hanya uji coba.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 32 kali

Baca Lainnya

Komite Ekonomi Kreatif Banjarmasin Rumuskan Arah Pengembangan Ekraf Tahun Mendatang

10 Desember 2025 - 04:18 WITA

Edukasi Berkelanjutan Kunci Atasi Lonjakan Sampah di Kota Banjarmasin

10 Desember 2025 - 04:16 WITA

ASN Banjarmasin Dipacu Wujudkan Birokrasi Modern

10 Desember 2025 - 04:14 WITA

Siaga Inflasi, Wali Kota Yamin Pimpin TPID Monitor Harga dan Stok Pangan Banjarmasin Jelang Nataru dan Haul Sekumpul

10 Desember 2025 - 04:10 WITA

Pemko Banjarmasin Matangkan Kesiapsiagaan Lewat Rakor Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi 2025

9 Desember 2025 - 23:52 WITA

Apresiasi Banjarmasin Environmental Awards 2025 Pacu Konsistensi para Insan Lingkungan

9 Desember 2025 - 23:44 WITA

Trending di Banjarmasin

TERASBANUA


This will close in 20 seconds