terasbanua.my.id, Banjarmasin – Selama tahun 2024, tercatat sudah ada 68 insiden kebakaran terjadi di Kota Banjarmasin.
Data itu berdasarkan hasil kalkulasi dari catatan Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banjarmasin sejak bulan Januari hingga Juli 2024.
Menurut Kepala DPKP Kota Banjarmasin, Hendro, jika dibandingkan tahun itu jumlah insiden kebakaran menurun signifikan.
Dimana dari lima kecamatan yang ada, paling banyak terjadi di wilayah Kecamatan Banjarmasin Tengah.
“Tahun lalu di 2023 dari Januari sampai April sudah 100 lebih. Tahun ini di pertengahan Juli baru 68. Tapi kita tidak berharap kejadian kebakaran akan terjadi lagi,” ucap Hendro.
Menurutnya, penurunan kejadian tak lepas dari gencarnya sosialisasi pencegahan kebakaran yang dilakukan pihaknya di tengah masyarakat.
“Seperti memberi penyuluhan dan memasang spanduk tanda bahaya kebakaran kepada masyarakat,” katanya.
Tak lupa, dirinya juga turut mengimbau kepada setiap ketua RT agar memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR) minimal 5 unit disetiap RT.
“Tapi paling tidak kami minta kepada ketua-ketua RT untuk memiliki APAR,” pungkasnya.
Data untuk korban jiwa akibat kebakaran di tahun 2024 ini kata dia juga menurun signifikan, sebanyak 1 orang.
Sedangkan di tahun 2023 lalu diketahui, korban jiwa akibat kebakaran sebanyak 2 orang. Dua diantaranya yakni relawan pemadam kebakaran.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






