terasbanua.my.id, Banjarmasin – Menyikapi adanya tindak kriminal pengeroyokan terhadap seorang warga Kota Banjarmasin pada saat membangunkan orang sahur, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin Ikhsan angkat bicara.
Menurut Ikhsan, niat membangunkan sahur memang baik. Namun alangkah baiknya, niat terus dibarengi dengan perilaku baik tanpa menganggu orang dibangunkan.
“Jadi jangan begarakannya terlalu dini, seperti jam 1 atau jam 2,” ucap Ikhsan baru-baru ini.
Selain itu, perangkat atau alat yang digunakan pada saat membangunkan sahur saat ini turut jadi perhatian seluruh masyarakat.
Pasalnya, saat ini perangkat yang digunakan kebanyakan sound sistem dengan suara yang terlalu keras.
Beda halnya dengan dulu, membangunkan orang sahur hanya menggunakan bedukan dan tentunya suaranya tidak terlalu berisik.
“Jadi sewajarnya lah. Jangan membuat bising dan gaduh karena masih ada orang yang beristirahat jam segitu. Seperti saudara kita yang non muslim,” jelasnya.
Maka dari itu, lanjutnya perlu saling menghormati agar menciptakan suasana bulan ramadan yang damai.
Ia juga menghimbau masyarakat yang melaksanakan begarakan sahur, seyogyanya di lingkungan sekitarnya saja.
“Tidak perlu sampai ke kampung orang atau jauh-jauh. Karena kita tidak tahu jika di lingkungan lain bisa menerima apa tidak kegiatan kita itu,” pungkasnya.
Sebelumnya, peristiwa pengeroyokan terjadi pada seorang warga di kawasan Jalan Pangeran Hidayatullah, Kelurahan Banua Anyar pada Minggu (9/4/2023) dini hari.
Pengeroyokan dilakukan oleh sekelompok pemuda saat membangunkan sahur.
Hamdiah
Foto. Hamdiah







