terasbanua.my.id, Banjarmasin – Beredar video di media sosial yang menunjukkan sebuah kapal tongkang membawa alat berat nyangkut di bawah Jembatan Pasar Lama baru-baru tadi.
Video singkat sangkutnya kapal tongkang itu nampaknya di posting ulang Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina melalui media sosial instagramnya.
Mengenai hal itu, Ibnu mengatakan sangkutnya kapal tongkang yang hendak melintas di Sungai Martapura itu dikarenakan kondisi air sedang pasang.
“Dari pagi saat pasang nyangkut dan siang tadi jam setengah 2 saat saya lewat sudah bisa tembus,” kata Ibnu.
Ibnu menuturkan sudah meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin untuk mengecek kondisi Jembatan Pasar Lama setelah adanya insiden sangkutnya kapal tongkang tersebut.
“Apakah ada benturan yang cukup berat atau tidak sempat terjadi karena tapi hanya setengah bagian yang tembus. Pas posisi bagian ada eksavator tidak bisa lewat,” tuturnya.
“Semoga tidak merusak fasilitas terutama lampu di Jembatan Pasar Lama,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Ibnu menjelaskan memang tidak ada aturan yang melarang kapal tongkat melintas Sungai Martapura. Namun tetap harus diperhatikan isi muatan kapal yang dibawa serta kondisi ketinggian air.
Terlebih, di Kota Banjarmasin sendiri ada beberapa jembatan yang konstruksi bangunannya rendah jika dibandingkan jembatan lainnya.
“Ada tiga jembatan kondisinya rendah karena dibangun tahun 50an. Ketinggiannya hanya 2,5 meter dari permukaan sungai. Salah satunya Jembatan Pasar Lama,” terangnya.
Kapal tongkang membawa alat berat tadi, menurutnya memang dipergunakan untuk penguatan perangkap sampah milik Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin sendiri.
Hamdiah
Foto : istimewa






