terasbanua.my.id, Banjarmasin – Di wilayah Kelurahan Alalak Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara terdapat satu keluarga penderita stunting.
Lurah Kelurahan Alalak Utara, Endang Anggraeni Noorbah mengungkapkan dari keluarga itu ketiga anak si keluarga itu stunting.
“Jadi dari data kita 14 anak stunting, 3 diantaranya merupakan bersaudara dari keluarga stunting itu,,” ucap Endang.
Menurut Endang, pemicu anak-anak di keluarga itu stunting dikarenakan jarak lahir yang sangat berdekatan.
Di samping memang kondisi ekonomi juga menjadi salah satu faktor keluarga tersebut mengingat pekerjaannya hanya seorang kurir paket.
“Kisaran usia mereka hanya 2-5 tahun,” ujarnya.
Tentunya keluarga stunting ini menjadi perhatian pihaknya melalui pendampingan dengan memperhatikan asupan gizi.
Diantaranya pemberian sembako untuk memenuhi kebutuhan gizi anak dan makanan siap saji bergizi yang dibagikan setiap minggunya.
“Menu sehat itu 2 kali seminggu kita berikan bersama anak stunting lain,” katanya.
Saat pemberian makan siang tadi lanjutnya, seharusnya ketiga anak itu menerima juga. Namun tidak dapat datang karena salah satu anak dari keluarga itu tengah sakit.
“Jadi anaknya dirawat ke rumah sakit,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBPM) Kota Banjarmasin, Helfian Noor menuturkan keluarga penderita stunting ini akan ditindaklanjuti oleh Tim Pendamping Keluarga.
“Ditindaklanjuti seperti apa bentuk pendampingan yang diberikan kepada ketiga anak ini,” kata Helfian.
Tugas Tim Pendamping Keluarga sendiri lanjutnya, melakukan pendampingan terhadap anak stunting dalam mendapat penanganan.
“Nanti mereka bisa mengarahkan ke layanan kesehatan pertama yakni Puskesmas. Kalau kemudian harus ada rujukan maka dari puskesmas akan dirujuk ke layanan Rumah Sakit Sultan Suriansyah,” akhirnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






