Banjarmasin – Tak dipungkiri, selama ini penggunaan ambulance air milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah sangat jarang terpakai.
Namun menurut Direktur RSUD Sultan Suriansyah, Muhammad Syaukani, jarangnya penggunaan ambulance air itu dikarenakan masyarakat Kota Banjarmasin merasa lebih mudah menggunakan akses darat dibandingkan akses sungai.
“Masih dipakai ambulance air itu cuman memang jarang karena masyarakat lebih memilih ambulance darat,” ucap Syaukani kepada terasbanua.my.id, Rabu (25/1/2023).
Jarangnya penggunaan ambulance air itu oleh warga Kota Banjarmasin untuk berobat ke RSUD Sultan Suriansyah, pihaknya pun berusaha memanfaatkan ke hal-hal lain.
Tidak hanya itu, layanan ambulance air ini bisa digunakan oleh pasien dari luar daerah Kota Banjarmasin.
“Pernah kita mengantar pasien sampai ke Tabung Anem ya memang akses daratnya sulit,” ujarnya.
Di singgung mengenai rencana pembangunan dermaga untuk ambulance air itu, ia menjawab sudah membuat usulan terhadap pembangunan dermaga itu kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin.
“Nanti kita tindaklanjuti lagi usulan itu bagaimana, karena tergantung anggaran yang tersedia dan dari Dishub seperti apa telaahnya apakah memungkinkan untuk pembangunan dermaga itu,” akhirnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






