terasbanua.my.id, Banjarmasin – Program makan siang bergizi milik Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akan dimulai tanggal 6 Januari 2025 mendatang.
Namun menurut Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Ahmad Baihaqi terkait program makan siang itu masih belum ada Petunjuk Teknis (Juknis) dari pusat.
Selain itu, penganggaran untuk program makan siang itu masih belum di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2025.
“Kami siap melaksanakan tapi program itu belum dianggarkan di APBD dan juknis dari pusat masih belum ada,” kata Baihaqi dalam press release di kantornya, Jumat, (3/1/2025).
Di samping itu, Baihaqi menjelaskan awalnya satu porsi makan siang untuk siswa sekolah itu nilainya sebesar Rp. 15 ribu. Namun ada Surat Edaran (SE) terbaru yang menetapkan Rp. 10 ribu per porsinya.
Senilai Rp. 10 ribu itu lanjut Baihaqi, dikalikan jumlah siswa sekitar 88 ribu siswa sekolah di bawah naungan Disdik Kota Banjarmasin untuk besaran anggaran yang harus dikeluarkan nanti.
“Seharinya itu sekitar Rp. 880 juta dikalikan lagi selama setahun dipotong dengan hari libur. Kira-kira segitu anggaran yang dikeluarkan nanti,” katanya.
Sementara itu, untuk dapur umum dari TNI guna mendukung program makan siang. Nampaknya belum bisa dilaksanakan di Kota Banjarmasin, meski sudah ada penunjukan sebelumnya.
“Dari Badan Gizi Nasional bekerjasama dengan TNI, tapi sampai saat ini belum bisa dilaksanakan. Kalau kemarin cuman sampel beberapa sekolah tapi secara umum masih belum dilaksanakan,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






