terasbanua.com, Banjarmasin – Guna mempersiapkan para Qori-Qoriah dan Hafizh-Hafizhah dalam menghadapi MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2023.
Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin, mengelar kegiatan Pra Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kecamatan Banjarmasin Utara yang bertempat di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Selasa (1/3/2022).
Dimana sebelumnya kegiatan serupa telah dilaksanakan tingkat Kecamatan Timur beberapa waktu lalu.
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengungkapkan bahwa pra MTQ ini merupakan pemusatan pada seluruh Qori-Qoriah dan Hafizh-Hafizhah untuk dilakukan pembinaan dalam menghadapi MTQ tingkat provinsi nanti.
Mengingat Kota Banjarmasin telah berhasil meraih 5 kali juara umum berturut-turut sebelumnya. Tentu ini menjadi beban berat untuk mempertahankan itu.
“Tentu ini berat karena sudah menjadi tradisi Kota Banjarmasin. Sehingga tahun ini mudah-mudahan kita kembali juara umum untuk ke 6 kalinya,” ucapnya sesuai membuka kegiatan.
Melalui kegiatan ini, ia berharap bisa melahirkan generasi Rabbani Qurani terbaik di kota yang terkenal dengan religius itu.
“Kita ingin agar dari sinilah lahir generasi Rabbani Qurani sehingga Banjarmasin sebagai lumbung bagi Qori–Qoriah dan Hafizh–Hafizhah itu selalu memberikan yang terbaik untuk banua kita Kalsel sejalan dengan visi misi Banjarmasin Baiman dan bermartabat,” tuturnya.
Meskipun masih di tengah suasana pandemi Covid-19, ia ingin hal tersebut tidak menghalangi para Qori–Qoriah dan Hafizh–Hafizhah untuk tetap berlatih dengan baik selama pembinaan.
“Mudah-mudahan bisa mengukir prestasi terbaik yang membanggakan kota Banjarmasin dan Kalsel,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), Khairil Hidayat menambahkan bahwa dalam Pra MTQ Kecamatan Banjarmasin Utara ini diikuti sebanyak 33 peserta dengan 7 cabang lomba.
“Mereka ini dipersiapkan untuk mengikuti MTQ tingkat nasional tahun 2023,” katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dalam pra MTQ itu para peserta akan dilakukan pembinaan selama tiga hari ke depan setelah dibuka.
“Misalnya kekurangan bacaan, lagu dan lainnya lebih kita tingkatkan kepada peserta,” terangnya.
Nantinya, lanjutnya peserta di tingkat kecamatan ini akan di jaring untuk mengikuti perlombaan di tingkat nasional nanti.
“Disaring lagi dan dipilih yang terbaik yaitu juara 1, 2, dan 3 yang akan diikuti ke nasional,” akhirnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






