Menu ✖

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 8 Mar 2024 20:25 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Persiapan Pasar Wadai Ramadhan, Paguyuban Maupun UMKM Cabut Nomor Stand


 Persiapan Pasar Wadai Ramadhan, Paguyuban Maupun UMKM Cabut Nomor Stand Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Para paguyuban Pasar Wadai Ramadhan dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), terlihat ramai berkumpul di Aula Kayu Baimbai, Jumat (8/3/2024).

Para paguyuban dan UMKM itu berkumpul untuk melakukan pencabutan letak stand yang akan ditempati berjualan di pasar wadai ramadhan nanti.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan pergelaran pasar wadai ramadhan tahun ini terasa spesial digratiskan untuk para paguyuban dan UMKM yang berjualan.

“Ada 130 stand diperuntukan untuk paguyuban dan UMKM,” ucap Ibnu saat ditemui awak media di Lobby Balai Kota, Jumat (8/3/2024).

Pasar wadai ramadhan akan diramaikan berbagai masakan khas banjar dan kue khas banjar yang biasa dijual saat bulan puasa.

Ibnu berharap pasar wadai ramadhan bisa menjadi destinasi pilihan untuk ngabuburit dan berburu jajanan khas ramadhan.

Apalagi di pasar wadai ramadhan nanti juga disediakan fasilitas tempat duduk untuk pengunjung yang ingin berbuka puasa di kawasan tersebut.

“Ada panggung juga nanti, termasuk akses halte sungai baru yang difungsikan dan paman kelotok bisa melayani pengunjung yang ingin ngabuburit sekalian susur sungai,” ujarnya.

Di samping itu lanjutnya, para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ingin berjualan di sekitar kawasan pasar wadai ramadhan nantinya ditata dan diakomodir.

“Jelas di area pasar wadai tidak ada PKL, mungkin ada area-area yang memungkinkan untuk mereka diakomodir. Sama-sama mencari rezeki di sini, mudah-mudahan bisa diatur dengan baik,” akhirnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar), Emil Salim menuturkan pencabutan nomor stand dilakukan untuk menghindari kecemburuan sosial.

“Kita tidak ingin nanti saat menentukan langsung dikira memprioritaskan. Pencabutan ini supaya lebih nyaman agar tidak saling tuduh,” kata Emil.

Selain itu, pencabutan nomor juga nantinya lebih memudahkan pihaknya untuk melakukan pendataan dan mengawasi.

Guna menghindari adanya perpindahan tangan atau jual stand yang sudah difasilitasi gratis oleh Pemko Banjarmasin tersebut.

“Mereka sudah terdata dan tercatat data mereka sehingga langsung ketahuan jika memang nanti disewakan,” tuturnya.

Ia berharap pasar wadai ramadhan tahun ini bisa menjadi pilot project di tahun berikutnya, sehingga bertambah peserta stand untuk lebih meramaikan dan mengangkat kearifan lokal dari pasar wadai ramadhan.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Yamin Apresiasi Keberadaan  Posbankum di Setiap Kelurahan

28 September 2026 - 01:46 WITA

Tinjau Sungai Pemurus, Wali Kota Yamin Ajak Warga Jaga Sungai sebagai Sumber Kehidupan

26 September 2026 - 01:42 WITA

Puncak Peringatan 5 Abad Kota Banjarmasin: Wali Kota Yamin Beserta Jajaran Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Sultan Suriansyah

24 September 2026 - 01:39 WITA

Sambut 5 Abad Kota, RSUD Sultan Suriansyah Tambah Layanan Poli Ortopedi dan Laboratorium PA

23 September 2026 - 01:34 WITA

Bunda PAUD Banjarmasin Luncurkan Gerakan Batiti ke SD

18 September 2026 - 01:30 WITA

Wali Kota Yamin Putuskan Batalkan Kemeriahan Hari Jadi ke-500

17 September 2026 - 11:46 WITA

Trending di Banjarmasin