terasbanua.my.id, Banjarmasin – 41 macam kue atau wadai khas Banjar disodorkan masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin pada tamu Kongres VI Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) di kawasan Siring Menara Pandang, Jumat (20/9/2024).
Tidak hanya para tamu dari luar daerah saja, nyatanya warga kota yang berada di kawasan itu ikut menyerbu mencicipi.
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan kegiatan ini untuk memperkenalkan wadai-wadai khas Banjar kepada tamu luar daerah sekaligus melestarikannya.
“Sekalian Jumat berkah, jadi wadai dibagikan gratis ke masyarakat,” kata Ibnu.
Jadi pengalaman luar biasa, itu lah yang diutarakan salah satu peserta JKPI, Yayat yang berasal dari Jawa Tengah setelah mencoba hampir seluruh wadai yang tersaji.
Yayat mengaku sangat terkesan dengan rasanya yang memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri dari beragam wadai yang ada.
“Saking banyaknya sampai lupa apa saja tadi dicoba. Wajib sih untuk oleh-oleh,” katanya.
Hal senada juga disampaikan Aulia, salah seorang warga Kota Banjarmasin yang saat itu berada di kawasan siring.

Aulia mengungkapkan sengaja datang ke Siring Menara Pandang karena mendapat info akan ada berbagai wadai Banjar yang diperkenalkan.
“Senang ada kue gratis, dapat infonya dari kakak, jadi jalan-jalan ke sini,” ujarnya.
Dari berbagai wadai Banjar yang ada lanjutnya, dirinya hanya sempat mencicipi lempeng pisang dan lamang karena yang lain sudah habis diserbu.
Ia berharap, kegiatan seperti ini bisa dilestarikan. Terutama untuk wadai khas Banjar, meskipun saat ini diakuinya seluruh wadai masih banyak sering ia temui.
“Tidak ada yang langka, semua masih bisa dijual. Tapi kesempatan ini bagus buat kita coba-coba kue yang belum pernah dicoba,” akhirnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






