terasbanua.my.id, Banjarmasin – Kota Banjarmasin terpilih sebagai tuan rumah pada pelaksanaan Aruh Sastra se-Kalimantan Selatan (Kalsel) yang ke 20 tahun 2023.
Untuk itu, tema yang diusung dalam Aruh Sastra kali ini lebih menonjolkan sungai karena selaras dengan julukan dari Kota Banjarmasin itu sendiri.
“Biasanya memang kebanyakan tema-tema itu diambil dari kekuatan daerah yang melaksanakan,” ucap Ketua Dewan Kesenian Kota Banjarmasin, Hajriansyah dalam konferensi pers di Kampung Biuku, Selasa (10/10/2023) sore.
Sesuai temanya, sastra yang diangkat akan berkaitan isu-isu dengan lingkungan terutama sungai secara harfiah maupun secara simbolik.
Tentunya dalam pergelaran Aruh Sastra kali ini akan terasa berbeda dari biasanya. Pasalnya, jangkauannya lebih luas lagi tidak hanya di Kalsel saja. Tapi di luar daerah lainnya.
“Sudah saatnya sastra Kalsel go nasional,” katanya.
Maka dari itu, narasumber yang dihadirkan berasal dari luar daerah yang merupakan sastrawan dimana secara nasional memang dikenal publik sastra. Termasuk dewan juri dalam berbagai lomba sastra yang akan dilaksanakan.
Tidak hanya itu, pergelaran Aruh Sastra kali ini akan lebih semarak karena akan diikuti dari peserta luar daerah seperti Kaltim, Kalbar, Kalteng, Kalimantan Utara dan lainnya.
“Masing-masing daerah diperkenankan mengirim 15 peserta,” tuturnya.
Selain itu, dalam pergelaran itu akan ada bintang tamu dari sastrawan yang akan dihadirkan. Namun masih dirahasiakan.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, Zulfaisal Putera menuturkan pergelaran aruh sastra di Kota Seribu Sungai tentu sangat didukung dan diapresiasi Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.
Mengingat setelah sekian lama, akhirnya Kota Banjarmasin terpilih kembali menjadi tuan rumah dari agenda yang bergulir setiap tahunnya secara provinsi di kabupaten/kota Kalsel.
“Pelaksanaannya didanai dan dianggarkan Pemko Banjarmasin sekitar Rp. 1 miliar dan sudah disiapkan sejak tahun lalu,” beber Zul.
Zul berharap pergelaran Aruh sastra di Kota Banjarmasin tidak hanya dinikmati pecinta sastra saja tapi juga orang awan.
Untuk menarik orang awam menonton, pemilihan tempat untuk pergelaran aruh sastra sengaja dilaksanakan di ruang terbuka yang rencananya di Siring Menara Pandang atau Siring Balai Kota.
“Kita ingin mengenalkan kepada orang awam bahwa sastra itu nikmat,” akhirnya.
Sebagai informasi tambahan, agenda aruh sastra akan dilaksanakan pada tanggal 27 Oktober hingga 29 Oktober mendatang.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






