terasbanua.co.id, Banjarmasin – Angka penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di Kota Banjarmasin mengalami peningkatan.
Di tahun 2023 ini, tercatat ada sebanyak 354 orang yang menderita penyakit berbahaya itu berdasarkan hasil screening yang dilakukan.
Screening dilakukan terhadap yang awal targetnya 41.931 orang menjadi 18.176 orang. Ditemukan 354 yang menderita penyakit berbahaya itu.
“Cuman tidak terlalu banyak dari tahun lalu meski meningkat,” ucap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Tabiun Huda baru-baru tadi.
Dari hasil screening itu lanjut Tabiun, rata-rata disebabkan penyimpangan seksual dan sisanya berganti-ganti pasangan.
Menurutnya penderita penyakit itu wilayahnya menyebar tidak hanya satu lokasi saja. Namun yang jelas di tempat kelompok beresiko.
Penyakit berbahaya itu sendiri tidak menularkan lewat berjabat tangan, duduk dan makan bersama serta berdampingan.
“Melainkan penularan HIV/AIDS bisa ditularkan lewat dua cairan yaitu darah dan kelamin,” katanya.
Maka dari itu, perlu dilakukan pencegahan dari diri sendiri untuk tidak berganti-ganti pasangan hingga menghindari melakukan penyimpangan seks.
“Kalau bisa pakai pengaman saat berhubungan,” pungkasnya.
Hamdiah






