terasbanua.my.id, Banjarmasin – Rencana penyaluran gas metan secara gratis pada warga di sekitaran kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih yang berlokasi di Jalan Gubernur Soebardjo, Kelurahan Basirih Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan tak bisa terealisasi di tahun ini.
Senasib dengan rumah maggot, alasan tak bisa terealisasinya program Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin terkendala karena keterbatasan anggaran.
“Terpaksa untuk sementara di pending dulu. Mungkin di 2025 bisa kita laksanakan,” ungkap Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) TPA Basirih, Agus Siswandi, Kamis (9/5/2024).
Agus menuturkan pipa jaringan untuk penyaluran gas metan ke rumah warga sendiri memang sudah terpakai sejak lama dari tahun 2018 lalu dan sempat berjalan.
Namun terhenti seiring rusaknya pipa jaringan penyaluran gas hingga tak bisa dilanjutkan hingga saat ini.
“Selain rusak ada yang hilang juga karena tidak terpakai lagi. Makanya untuk penyaluran kembali perlu membuat jaringan baru dari awal lagi,” jelasnya.
Ia memperkirakan dana anggaran untuk merealisasikan penyaluran gas metan itu mencapai Rp. 200 juta lebih.
“Semoga bisa terealisasi di tahun depan agar bisa bermanfaat gas metan yang dihasilkan TPA ini,” akhirnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






